EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan sesi I Selasa (20/1/2026). IHSG ditutup naik 21,53 poin atau 0,24 persen ke level 9.155,41, dengan mayoritas saham bergerak di zona hijau.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, tercatat 382 saham menguat, 287 saham melemah, dan 131 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 46,6 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp16 triliun.

Seluruh 11 indeks sektoral IDX kompak menguat. Penguatan dipimpin IDXINDUSTRY yang melonjak 2,38 persen, disusul IDXPROPERTY naik 1,67 persen, IDXNONCYC menguat 1,47 persen, dan IDXCYClical naik 1,45 persen. Sektor lainnya turut menguat, yakni IDXTECHNO naik 1,11 persen, IDXENERGY 0,83 persen, IDXBASIC 0,54 persen, IDXINFRA 0,38 persen, IDXFINANCE 0,31 persen, IDXHEALTH 0,22 persen, serta IDXTRANS menguat tipis 0,03 persen.

Index mover sesi pagi ini, tercatat BUMI melesat 5,33 persen dan DEWA melonjak 6,00 persen, diikuti ADRO yang menguat 2,30 persen serta BMRI naik 1,00 persen.

Sejumlah saham juga mencatat aktraksi harga, di antaranya MLPT naik Rp1.600 ke Rp64.000, RLCO menguat Rp1.450 ke Rp8.700, dan RISE naik Rp1.200 ke Rp7.750 per saham.

Sementara itu, laju IHSG tertahan oleh sejumlah saham pemberat, seperti DSSA yang turun 6,11 persen ke Rp107.100, POLU melemah Rp2.950 ke Rp26.250, PTRO turun Rp325 ke Rp12.450, serta BBCA yang terkoreksi 1,23 persen di Rp8.025.

Dengan seluruh indeks sektoral berada di zona hijau dan saham komoditas kembali menjadi motor penggerak, IHSG masih menunjukkan momentum positif dan resisten di atas level psikologis 9.100 menjelang perdagangan sesi berikutnya.