EmitenNews.com - BRI Agroniaga (AGRO) bakal melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue senilai Rp1,15 triliun. Angka itu, hasil akumulasi pelepasan maksimal 1.054.545.185 atau 1,05 miliar saham baru dengan harga Rp1.100 per lembar.


Saham baru itu, dijajakan dengan nilai nominal Rp100 per lembar. Pemegang saham berhak atas HMETD yaitu pemegang saham tercatat daftar pemegang saham (DPS) pada 30 November 2021 pukul 16.00 WIB.  Bertindak sebagai pembeli siaga BRI Danareksa Sekuritas. ”Dana hasil rights issue jilid IX itu, setelah dikurangi seluruh biaya akan digunakan untuk penguatan permodalan,” tutur Corporate Secretary BRI Agro Hirawan Nur Kustono, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/11).


HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham perseroan tercatat pada 30 November 2021. Di mana, pemegang 620 ribu saham lawas perseroan akan memperoleh 30.141 HMETD. Tanggal cum HMETD pasar reguler, dan pasar negosiasi pada 26 November 2021, sedangkan pasar tunai pada 30 November 2021. 


Tanggal ex HMETD pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 November 2021, sedangkan pasar tunai pada 1 November 2021. Tanggal distribusi HMETD pada 1 Desember 2021. Tanggal pencatatan efek di BEI 2 Desember 2021, sekaligus merupakan tanggal dimulainya periode perdagangan HMETD. 


Periode perdagangan HMETD dijadwalkan pada 2-8 Desember 2021, juga merupakan periode pelaksanaan HMETD. Tanggal akhir pembayaran pesanan efek tambahan pada 10 Desember 2021. Periode penyerahan efek pada 6-10 Desember 2021. Tanggal penjatahan pada 13 Desember 2021. Tanggal pembayaran tunai oleh pembeli siaga pada 14 Desember 2021. Tanggal pengembalian kelebihan uang pesanan pada 15 Desember 2021. (*)