Sepanjang 2025, Laba LSIP Menanjak 28 Persen
:
0
Tampak dua petugas tengah memeriksa tanaman sawit di area perkebunan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - London Sumatra alias Lonsum (LSIP) sepanjang 2025 menyabet laba bersih Rp1,88 triliun. Menanjak 27,89 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp1,47 triliun. Dengan hasil itu, laba per saham dasar menjadi Rp277 dari sebelumnya Rp217.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Rp5,51 triliun, surplus 20,83 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp4,56 triliun. Itu terutama karena kenaikan harga jual rata-rata, dan volume penjualan produk sawit. Beban pokok penjualan Rp3,25 triliun, bengkak dari akhir tahun 2024 sebesar Rp2,57 triliun.
Laba kotor terkumpul Rp2,26 triliun, melejit 14 persen dari Rp1,99 triliun. Laba usaha naik 30 persen menjadi Rp2,01 triliun dari Rp1,55 triliun. Lonsum tidak ada pendanaan melalui utang bank per 31 Desember 2025. Produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti turun 3 persen menjadi 1,14 juta ton. Namun, total produksi CPO naik 2 persen menjadi 292 ribu ton seiring kenaikan TBS dari eksternal.
”Lonsum mencatat kinerja positif pada 2025 di tengah berbagai tantangan sektor agribisnis terus berlanjut, termasuk volatilitas harga komoditas, kondisi cuaca tidak menentu, dan ketidakpastian global,” tutur Tan Agustinus Dermawan, Presiden Direktur Lonsum.
Fokus Lonsum gebuht Agustinus, di antaranya, tetap pada pengendalian biaya dan efisiensi. Optimalisasi kegiatan operasional, produktivitas, dan memprioritaskan investasi modal dengan tetap menerapkan praktik-praktik agrikultur secara berkelanjutan. (*)
Related News
Penuh Gejolak, ASSA Pertahankan Pertumbuhan Pendapatan
Performa Solid, RMKE Catat Lonjakan Laba 86,2 Persen
Laba Bersih Riil Indofood Diatribusikan ke Pemilik Entitas Induk Turun
Emiten Unggas (AYAM) Transaksi Aset, Nilai Capai Rp70 Miliar
Masuknya Djarum & Tren 5G Menyengat Reli Saham BACH, Ini Kata Pengamat
Emiten Harry Tanoe (BHIT) Melesu, Laba Bersih Anjlok 52 Persen





