Serapan Rendah, Dana Right Issue Garuda (GIAA) Masih Tersisa Rp6,51 Triliun
:
0
EmitenNews.com—Realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum terbatas (PUT) II PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang dilakukan pada 2 Desember 2022 lalu kini masih tersisa Rp6,51 triliun.
Direktur Utama GIAA, Irfan Setiaputra merinci hasil pelaksanaan PUT II tersebut terkumpul dana sebesar Rp7,80 triliun. Setelah dikurangi biaya pelaksanaan PUT senilai Rp28,72 miliar maka total dana bersih yang diterima perseroan Rp7,77 triliun.
Dalam perencanaan dana PUT sedianya akan digunakan untuk maintenance dan restorasi pesawat Rp3,6 triliun. Kemudian untuk pemenuhan maintenance reserve Rp900 miliar.
Lalu pengadaan bahan bakar Rp1,73 triliun, biaya sewa pesawat Rp900 miliar. Kemudian biaya restrukturisasi Rp370 miliar dan untuk modal kerja Rp269,75 miliar.
Namun dalam realisasinya, alokasi belanja dana dari PUT lebih rendah dari rencana yang ditetapkan. Sebagai contoh untuk maintenance dan restorasi pesawat baru menghabiskan dana Rp630,80 miliar. Kemudian untuk pemenuhan maintenance reserve dan pengadaan bahan bakar belum ada penyerapan.
Related News
Dividen Bali Towerindo Rp30 per Saham, Setara 64,7 Persen Laba 2025
PGUN Bidik Omset Rp973 Miliar di 2026, Siapkan Strategi Ini
Adhi Commuter (ADCP) Dijegal BEI Gara-Gara Gagal Bayar Bunga Obligasi
Laba Melejit 101 Persen, PGUN Siap Penuhi Free Float 15 Persen
Elnusa (ELSA) Tetapkan Dividen Rp323M, Meningkat 13 Persen
JRPT Jadwal Dividen 30,71 Persen Laba, Tembus Rp400,23 Miliar





