Setelah Presdir, Kini Komisaris Wicaksana Overseas (WICO) Minta Mundur
Ilustrasi PT. Wicaksana Overseas International Tbk. (WICO). dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Komisaris PT. Wicaksana Overseas International Tbk. (WICO) Retno Palupi Dian Hariarti mengundurkan diri. Pada akhir Februari 2024, Presiden Direktur WICO, Roni Setiawan meminta mundur. Pengunduran diri tersebut dipastikan tidak berdampak pada operasionalisasi.
Dalam keterangan tertulisnya Senin (25/3/2024), Corporate Secretary WICO, Nadya Ellizabeth Rosalini menyampaikan bahwa pada 25 Maret 2024, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Retno Palupi Dian Hariarti.
Tahun 2021 Retno Palupi menjabat sebagai Senior Director, Country Finance Singapore, DKSH Singapore Pte, Ltd.
Sebelumnya ia menjabat sebagai Director, Business Unit Controlling, Healthcare, DKSH Management Pte. Ltd., (2018-2021). Kemudian ditunjuk sebagai Komisaris sejak 24 Agustus 2021.
WICO akan mengajukan permohonan atas persetujuan pengunduran diri tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdekat.
Sementara itu, dalam keterangannya yang dikutip Jumat (1/3/2024), Corporate Secretary WICO, Nadya Ellizabeth Rosalini menyampaikan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Roni Setiawan pada tanggal 28 Februari 2024. Roni meminta mundur dari jabatannya selaku Presiden Direktur WICO.
Nadya Ellizabeth Rosalini memastikan, langkah Roni Setiawan itu, tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau keberlangsungan usaha WICO.
Penting dicatat, Roni Setiawan diangkat menjadi Direktur Utama sejak 17 Maret 2022. Sebelumnya ia menjabat sebagai Chief Financial Officer di PT Sinarmas Distribution Nusantara (2019-2022).
Roni Setiawan juga tercatat pernah menjadi Consumer Products Financial Controller dan Head of Business Control di PT Sinarmas Cakrawala Persada (2014-2019). ***
Related News
BCA Sedang Buyback Rp5T, Begini Gerak BBCA Sejak 22 Oktober 2025
BSD Siap Tebar Pembayaran Bunga Obligasi dan Imbal Hasil Sukuk Rp7,5M
Serok NFCX, 1 Inti Dot Com Rogoh Rp12,09 Miliar
2 Tahun Menjabat, Bos GDYR Ini Ungkap Ingin Mundur dari Kursi Direksi
Emiten Prajogo (TPIA) Ungkap Aksi Baru, Simak Rinciannya
Morris Capital Sulap PIPA Menjadi Pilar Energi Nasional





