SMAR Godok Surat Utang Rp1,2 Triliun, Intip Besaran Bunganya
Tim riset dan inovasi tengah melakukan penelitian di pabrik Sinar Mas Agro. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Sinar Mas Agro (SMAR) bakal menerbitkan surat utang Rp1,2 triliun. Itu terdiri dari obligasi berkelanjutan V tahap II tahun 2026 senilai Rp672 miliar. Dan, sukuk ijarah berkelanjutan I tahap II tahun 2026 sebesar Rp528 miliar.
Surat utang itu, ditawarkan dalam dua seri. Obligasi seri A senilai Rp385 miliar dengan tingkat bunga 6,20 persen per tahun berjangka 5 tahun. Seri B ditawarkan Rp287 miliar dengan bunga 6,50 persen per tahun berdurasi 7 tahun. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 bulan sesuai tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi.
Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 4 Mei 2026, dan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo pada 4 Februari 2031 untuk seri A, dan 4 Februari 2033 untuk obligasi seri B. Pembayaran obligasi masing-masing seri dilakukan penuh 100 persen dari jumlah masing-masing pokok obligasi saat jatuh tempo.
Sukuk Ijarah juga ditawarkan dalam dua seri. Seri A sebesar Rp460 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp28,52 miliar per tahun atau ekuivalen 6,20 per tahun berdurasi 5 tahun. Seri B sebesar Rp68 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp4,42 miliar per tahun atau ekuivalen 6,50 persen per tahun berjangka 7 tahun.
Cicilan imbalan ijarah dibayarkan setiap 3 bulan sejak tanggal emisi. Pembayaran cicilan pertama pada 4 Mei 2026, dan pembayaran cicilan imbalan terakhir sekaligus tanggal pembayaran sisa imbalan ijarah pada 4 Februari 2031 seri A, dan 4 Februari 2033 seri B. Pembayaran sisa imbalan masing-masing seri dilakukan penuh saat jatuh tempo.
Dana hasil obligasi sekitar 78 persen akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok utang bank jangka panjang Rp520 miliar. Sisa 22 persen untuk membiayai modal kerja kegiatan usaha perseroan. Lalu, seluruh dana hasil sukuk alias 99 persen untuk melunasi pokok utang obligasi akan jatuh tempo Rp520 miliar. Sisa 1 persen untuk modal kerja kegiatan usaha perseroan.
So, jadwal penerbitan surat utang menjadi sebagai berikut. Masa penawaran umum pada 29-30 Januari 2026. Penjatahan pada 2 Februari 2026. Distribusi secara elektronik pada 4 Februari 2026. Pengembalian uang pemesanan pada 4 Februari 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 5 Februari 2026. (*)
Related News
Jumbo, Agpa Tender Wajib Saham AGRO Rp7.903 per LembarĀ
Private Placement Beres, FOLK Dulang Rp56,99 Miliar
Negosiasi Alot, Saham BLUE Terus Meroket
BEI Sorot Aset Meikarta, Ini Penjelasan Lippo Group (LPCK)
Senyap! Djoni Divestasi 12,34 Persen Saham MENN
Isu Akuisisi Memanas, Manajemen UDNG Pasang Klarifikasi





