Soal Larangan Ekspor Batu Bara, Menteri BUMN Erick Thohir Bilang Begini
:
0
EmitenNews.com - Menteri BUMN Erick Thohir angkat bicara terkait kebijakan pemerintah soal pelarangan ekspor batu bara mulai 1 Januari hingga 31 Januari 2022. Kata Erick, para menteri yang terkait suplai batubara dan LNG untuk mendukung pasokan listrik nasional langsung membagi tugas.
"Kami di Kementerian BUMN akan memperbaiki kontrak jangka panjang kebutuhan suplai sesuai dengan rapat bersama Kejaksaan Agung dan BPKP. Intinya, kebutuhan energi dalam negeri akan jauh lebih diprioritaskan demi kelancaran pembangunan," jelas Erick Thohir dalam keterangannya, Selasa (4/1/2022).
Dia menambahkan, sesuai dengan arahan Jokowi, pihaknya akan memperbaiki sistem logistik dan infrastuktur untuk memastikan kebutuhan batu bara dalam negeri terpenuhi. Selain itu, untuk menggantikan batu bara dengan energi baru terbarukan, maka kementeriannya juga telah menyiapkan road map pengembangan ekonomi hijau dan transisi energi serta renewable energy
"Sehingga kita segera memiliki energi baru terbarukan," imbuhnya.
Sebagai informasi, menurut Kementerian ESDM, target produksi batu bara di 2022 akan lebih tinggi dibanding tahun 2021. Proyeksi target produksi 2022 berada di kisaran 637 juta hingga 664 juta ton, sedangkan target produksi batu bara 2021 mencapai 625 juta ton.
Related News
Indef Nilai Margin Bunga Bersih Bank Turun Perkuat Akses KPR Subsidi
Pemerintah Miliki Utang ke Pupuk Indonesia, Naik Jadi Rp21 Triliun
Harga Pertamax Resmi Turun, Tapi Minimalis, Cek Daftarnya Terbarunya
Calon Gubernur BI Masih Digodok, Begini Syarat Wajib dari Prabowo
Soal Putusan The Fed, Indodax Nilai Respon Pasar Kripto Relatif Stabil
Fitch Naikkan Rating BALI Jadi ‘A(idn)’, Kebal XL-Smartfren Gabung





