Sodorkan Kupon Hingga 10,25 Persen, TBS Energi Utama (TOBA) Tawarkan Obligasi Rp500 M
:
0
SVP of Corporate Finance & Investor Relation TBS, Mirza Hippy mengatakan, disiplin dalam pengelolaan keuangan telah membuahkan hasil yang positif bagi rasio-rasio keuangan baik likuiditas, profitabilitas maupun profil kredit.
Perseroan berhasil mencatat penjualan, EBITDA, laba dan arus kas operasional yang solid dan positif di tahun 2022 yang didukung oleh operasional aset PLTU di Gorontalo dan Sulawesi Utara.
"Kami berhasil membukukan peningkatan pendapatan hingga 64 persen, EBITDA hingga 95 persen dan Arus Kas Operasional hingga 148 persen. Hal ini didukung oleh kenaikan harga batubara dan juga operasional dari kedua aset PLTU yang telah mulai beroperasi secara penuh di tahun 2022," ujar Mirza.
Rasio Likuiditas juga menunjukan tren yang positif di mana Cash Ratio dan Current Ratio meningkat hingga 135 persen. Profitabilitas juga menunjukan tren positif dengan peningkatan EBITDA margin hingga 47 persen yang ditopang oleh kenaikan rata-rata harga jual batu bara baik untuk pertambangan maupun trading.
"Kami juga terus melanjutkan pengelolaan utang yang baik di mana nilai utang perusahaan telah berkurang yang ditunjukan dengan berkurangnya Debt to Equity Ratio dan juga adanya peningkatan kemampuan pembayaran (Interest Payment Coverage) meningkat hingga 51 persen (Audited)," tutupnya.
Related News
Rasio Dividen BTPS Melonjak ke 55 Persen, Berapa Besarannya?
PGEO Mulai Garap Proyek Lumut Balai 4, Investasi Awal USD32,31 Juta
MPMX Siapkan Buyback Rp50 Miliar, Saham Dialihkan ke Program Insentif
Dharma Polimetal (DRMA) Tebar Dividen Rp70/Saham, Total Rp329 Miliar
ITMG Tetapkan Dividen USD115 Juta, Setara 60 Persen Laba 2025
Perkuat Fundamental, PTPP Serius Dukung Restrukturisasi BUMN Karya





