S&P Upgrade Rating Pakuwon Jati (PWON) Jadi BB+, Ini Pendorongnya
S&P memandang Pakuwon akan mampu mempertahankan posisi likuiditas yang kuat selama dua tahun ke depan.. Meskipun terjadi peningkatan signifikan dalam belanja modal mulai tahun 2023, Pakuwon memiliki catatan dalam mempertahankan tingkat leverage yang moderat dalam menjalankan strategi pertumbuhannya.
Pakuwon tercatat memiliki saldo kas per 30 Juni 2023 sebesar Rp 7,3 triliun. S&P juga memperkirakan arus kas operasional sebesar Rp 2,2 triliun . Rp 2,4 triliun per tahun pada 2023. Belanja modal / capex diperkirakan meningkat menjadi Rp 2,1 triliun di tahun 2023 dan Rp 1,5 triliun di tahun 2024, dibanding tahun lalu Rp 840 miliar.
Berikut portofolio properti yang dimiliki Perseroan:
Superblok Gandaria City, Jakarta (pusat perbelanjaan ritel, apartemen, perkantoran dan hotel)
Superblok Kota Kasablanka, Jakarta (pusat perbelanjaan ritel, apartemen dan perkantoran)
Somerset Berlian, Jakarta (apartemen servis)
Blok M Plaza, Jakarta (pusat perbelanjaan ritel)
Superblok Tunjungan City, Surabaya (pusat perbelanjaan ritel, apartemen, perkantoran dan hotel)
Related News
SSMS Optimistis Hadapi Dinamika Industri Sawit Nasional
Lagi, Pengendali Serok Saham BUKA Rp674,34 Miliar
Entitas DOID Garap Pertambangan Adaro Indonesia
Tambah Porsi, Pengendali IRSX Borong 102,51 Juta Lembar
Kebut Akuisisi TCP, MEJA Setor Uang Muka Rp12 Miliar
Senyap! Pengendali PACK Gulung 4,5 Miliar Lembar





