SpaceX Anjlok 14 Persen, Pasar AS Pantau Penjualan Saham Internal
:
0
Saham SpaceX anjlok hampir 14 persen pada perdagangan Rabu akibat peningkatan tajam pengeluaran modal perusahaan. (Ilustrasi: Evest)
EmitenNews.com - Saham SpaceX anjlok hampir 14 persen pada perdagangan Rabu akibat peningkatan tajam pengeluaran modal perusahaan. Peningkatan biaya tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar global terkait besarnya investasi di sektor kecerdasan buatan, yang turut membayangi dinamika pasar modal termasuk di Indonesia.
Di tengah tekanan tersebut, para pedagang memantau ketat SpaceX seiring berakhirnya pembatasan penguncian saham internal hari ini. Kebijakan ini memungkinkan para pemegang saham utama untuk menjual sebagian kepemilikan saham mereka di perusahaan roket milik Elon Musk tersebut.
Perubahan skema saham internal ini menjadi fokus utama para investor global. Para pedagang juga akan mengamati SpaceX, dengan pembatasan penguncian saham internal yang akan berakhir hari ini, memungkinkan pemegang saham utama untuk menjual sebagian kepemilikan mereka di perusahaan roket milik Elon Musk.
Sementara itu, berdasarkan laporan Trading Economics, saham Nvidia berhasil melonjak 3,4 persen setelah Elon Musk mengonfirmasi bahwa SpaceX akan bergantung sepenuhnya pada cip Nvidia untuk infrastruktur kecerdasan buatan perusahaan. Kenaikan saham Nvidia ini membantu mendorong indeks Dow Jones menembus rekor tertinggi baru.
Meski demikian, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite tetap berada di bawah tekanan akibat pelemahan yang meluas di sektor teknologi secara umum. Kondisi ini terjadi saat kontrak berjangka saham Amerika Serikat menguat tipis pada perdagangan Kamis setelah indeks utama ditutup bervariasi pada sesi sebelumnya.
Pasar saham kini mengalihkan perhatian pada laporan keuangan kuartalan dari sejumlah perusahaan raksasa dunia, seperti ConocoPhillips, Airbnb, dan Warner Bros. Discovery. Arah pergerakan ekuitas global ini turut dipantau oleh para pelaku pasar di Indonesia sebagai petunjuk arah arus modal pasar berkembang.(*)
Related News
Kejar Aset Kewajiban BLBI, Pemerintah Siapkan Sejumlah Strategi
Rupiah Turun ke Rp17.884, Pasar Waspadai Hal Ini
Emas Dunia Rebound, Kok Emas Antam Turun?
Harga Minyak Turun, Bitcoin Jadi Buruan Investor
Suku Bunga AS Berpotensi Naik, Dolar Bertahan di Level 100,3
Harga Nikel-Batu Bara Naik, Angin Segar Emiten Minerba





