SPBU di Sumut dan Sumbar 100 Persen Pulih, Aceh 97 Persen
:
0
Hingga saat ini, jumlah SPBU yang telah pulih adalah: Sumatera Utara 406 SPBU (100%), Sumatera Barat 147 SPBU (100%), dan Aceh 151 dari 156 SPBU (97%).
EmitenNews.com - Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) resmi ditutup pada Senin (5/1). Penutupan dilakukan oleh Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhiawan, mewakili Menteri ESDM, yang melaporkan bahwa pasokan energi selama periode Nataru berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Dalam sambutannya, Yudhiawan menyampaikan rasa syukur karena periode Nataru berhasil dilalui dengan aman dan lancar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerjasama menjaga ketersediaan energi selama Natal dan Tahun Baru.
"Ibaratnya kita ini seperti lidi. Kalau lidi satu tidak bisa mengatasi masalah, tetapi lidi digabung menjadi satuan berupa sapu bisa mengatasi masalah," tegasnya.
Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati melaporkan bahwa Posko yang berlangsung dari 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 berjalan lancar berkat semangat kolaborasi dan sinergi yang baik. Masyarakat dapat merayakan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 dengan aman dan suka cita.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Posko dan para pihak yang telah mendukung terlaksananya Posko Nataru dengan baik dan lancar," katanya.
Erika memaparkan beberapa indikator ketersediaan energi selama masa posko. Stok BBM dipertahankan pada tingkat aman, berkisar antara 16-35 hari dengan rata-rata sekitar 21 hari. Secara keseluruhan, selama masa posko ada beberapa pergerakan penyaluran BBM dibanding rerata normal: Gasoline meningkat 0,9%, Gasoil turun 3,4%, Kerosene turun 6,2%, dan Avtur meningkat 5,5%.
Terkait pengawasan distribusi BBM, Erika menambahkan bahwa BPH Migas melakukan pengawasan lapangan di 55 kabupaten/kota dan 22 provinsi, dengan temuan yang menunjukkan penyaluran BBM berjalan aman dan lancar.
"Selama masa Posko, BPH Migas melaksanakan pengawasan lapangan yang tersebar di 55 kabupaten/kota dan 22 provinsi di mana hasil pengawasan menunjukkan penyaluran BBM aman dan lancar," tambahnya.
Perhatian khusus selama masa posko tertuju pada pemulihan pasca banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya penyaluran BBM kepada masyarakat terus diupayakan secara optimal melalui koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan, termasuk opsi pendistribusian melalui udara. Hingga saat ini, jumlah SPBU yang telah pulih adalah: Sumatera Utara 406 SPBU (100%), Sumatera Barat 147 SPBU (100%), dan Aceh 151 dari 156 SPBU (97%).
Di sektor LPG, kondisi penyaluran juga dilaporkan aman. Terdapat 40 terminal LPG, 736 SP(P)BE, dan 6.634 agen LPG yang disiagakan. Ketahanan stok nasional berada di kisaran 10-16 hari dengan rata-rata 12,8 hari. "Rerata penyaluran LPG pada periode satgas Natal 2025 dan tahun Baru 2026 mengalami kenaikan sebesar 10,6%," papar Erika.
Related News
Korban Tewas Tabrakan Maut KA di Bekasi Timur, Jadi 15 Jiwa
Bukan Main, Dua Anggota Polri Ini Bak Pagar yang Tega Makan Tanaman
Kecelakaan Maut KA di Bekasi Timur, Usul Menggelitik Menteri Arifah
Tabrakan Maut KA, Proyek DDT Bekasi-Cikarang Jadi Prioritas
Kembangkan EBT Nasional, ESDM Bongkar Tantangan Utamanya
Efek Kecelakaan KA di Bekasi, Prabowo Minta Proyek Flyover Dipercepat





