“Dari sini kita titip kawan yang biasa bawa taksi ke Pontianak. Kasih dia 200 ribu anggap sewa satu kursi. Setelah sampai di tempat ekspedisi, paling cepat pengiriman satu minggu,” pungkas suami Srilawati.
Harapan
Srilawati berharap pemerintah daerah dapat bantu memasarkan produk tenun agar dapat menghidupkan roda ekonomi masyarakat.
“Harapannya sih pemerintah bisa bantu memasarkan produk tenun supaya barang jadi ini bisa keluar dan bisa muter untuk bayar karyawan dan pengeluaran sehari-hari,” tutup Srilawati. (LW)
Related News
Pascabencana Sumatera AMDAL Jangan Cuma Formalitas
Merkuri dari Aktivitas PETI Cemari Air dan Biota di Pohuwato
OJK Serahkan Tersangka Kasus Transaksi Semu Saham SWAT Ke JPU
Tagih Janji Prabowo Hapus Outsourcing, Ini Langkah Presiden Buruh
Bangun Kemandirian Teknologi, Kemenperin Pacu Industri Chip
Prabowo Dorong Kampus Galakkan Riset dan Inovasi Berorientasi Industri





