Surplus Neraca Transaksi Berjalan Jepang Tembus Rekor
:
0
neraca transaksi berjalan Jepang pada Maret 2026 mencatat peningkatan surplus menjadi 4.681,5 miliar yen, dari 3.625,3 miliar yen
EmitenNews.com - Sementara neraca transaksi berjalan Indonesia tekor 2.542 juta dolar, neraca transaksi berjalan Jepang pada Maret 2026 mencatat peningkatan surplus menjadi 4.681,5 miliar yen, dari 3.625,3 miliar yen pada bulan yang sama tahun sebelumnya.
Surplus neraca transaksi berjalan Jepang ini melampaui ekspektasi pasar sebesar 3.879 miliar yen dan menandai jumlah terbesar yang pernah tercatat.
Mengutip data Kementerian Keuangan Jepang, Trading Economics menyebut surplus neraca barang melonjak menjadi 830,5 miliar yen dari 611,3 miliar yen pada tahun sebelumnya, karena pertumbuhan ekspor (11,7%) melampaui impor (10,0%). Selain itu, surplus pendapatan primer melebar menjadi 4.630,7 miliar yen dari 3.832,6 miliar yen.
Sementara itu, defisit pendapatan sekunder menyempit menjadi 522,0 miliar yen dari 778,9 miliar yen, sedangkan defisit neraca jasa melebar tajam menjadi 257,8 miliar yen dari 39,8 miliar yen. Pada saat yang sama, defisit neraca jasa meningkat secara signifikan menjadi 257,8 miliar yen dari 39,8 miliar yen.(*)
Related News
Pengumuman Terbaru MSCI, Ini Jadwal Rebalancing Indeks November
Logam Mulia Antam Naik Tipis di Tengah Reli Emas Global
Emas Lanjutkan Reli ke USD4.100 Usai Pemilu Paruh Waktu AS
IHPB Oktober Melonjak 7%, Emiten Konstruksi Wajib Waspada
Kemenangan Demokrat Juga Bawa Kontrak Berjangka AS Stabil
Trump Keok Pemilu, Harga Minyak Dunia Stabil





