IDXINDUST

 0.52%

IDXINFRA

 0.28%

IDXCYCLIC

 0.98%

MNC36

 0.74%

IDXSMC-LIQ

 0.43%

IDXHEALTH

 1.10%

IDXTRANS

 2.42%

IDXENERGY

 1.40%

IDXMESBUMN

 0.75%

IDXQ30

 0.87%

IDXFINANCE

 0.63%

I-GRADE

 0.73%

INFOBANK15

 0.75%

COMPOSITE

 0.71%

IDXTECHNO

 0.70%

IDXV30

 0.67%

ESGQKEHATI

 0.64%

IDXNONCYC

 0.13%

Investor33

 0.67%

IDXSMC-COM

 0.76%

IDXBASIC

 0.97%

IDXESGL

 0.75%

DBX

 1.37%

IDX30

 0.65%

IDXG30

 0.40%

ESGSKEHATI

 0.67%

KOMPAS100

 0.77%

PEFINDO25

 1.13%

BISNIS-27

 0.67%

ISSI

 0.79%

MBX

 0.64%

IDXPROPERT

 0.52%

LQ45

 0.59%

IDXBUMN20

 0.91%

IDXHIDIV20

 0.71%

JII

 0.90%

IDX80

 0.77%

JII70

 0.84%

SRI-KEHATI

 0.71%

SMinfra18

 0.42%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Susul CEO, Dua Pentolan Ini Jual 904.600 Saham BCA (BBCA) Rp7,91 Miliar

20/09/2022, 09:15 WIB

Susul CEO, Dua Pentolan Ini Jual 904.600 Saham BCA (BBCA) Rp7,91 Miliar

EmitenNews.com - Subur Tan kembali mendivestasi saham Bank Central Asia (BBCA). Kali ini, sebagai salah satu direktur perseroan, Subur menjual 500 ribu lembar senilai Rp4,35 miliar. Transaksi telah dilakukan pada 15 September 2022. 


Sepanjang hari itu, Subur membuang saham BCA dalam tiga tahap dengan kisaran harga Rp8.675-8.750 per lembar. Pada tahap pertama, Subur menjual 200 ribu lembar dengan harga pelaksanaan Rp8.675 per helai senilai Rp1,73 miliar.


Kemudian, tahap kedua, Subur melepas 200 ribu lembar pada harga pelaksanaan Rp8.700 per saham sejumlah Rp1,74 miliar. Dan, terakhir melego 100 ribu lembar dengan harga Rp8.750 per saham sebesar Rp875 juta. 


Menyusul transaksi itu, koleksi saham Subur menyusut menjadi 13.9993.334 helai atau 13,99 juta lembar setara 0,01 persen. Berkurang dari sebelum transaksi dengan tabulasi 14,49 juta lembar alias 0,01 persen. ”Transaksi penjualan dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis Linda Chandrawati, Kepala Sub Divisi BCA. 


Saat bersamaan, Rudy Susanto juga tidak mau ketinggalan. Rudy tercatat menjual 404.600 lembar pada harga pelaksanaan Rp8.800 per saham. Dengan skema harga itu, Rudy menyerok dana taktis Rp3,56 miliar.


Dengan transaksi itu, koleksi saham Rudy menjadi 2,03 juta lembar dari sebelumnya 2,43 juta helai. Rudy berdalih, pelepasan saham tersebut bertujuan untuk kepentingan investasi keluarga. (*)



Author: J S