Tawarkan Bunga Hingga 11 Persen, INKP Jajakan Surat Utang Rp1,7 Triliun
Sementara itu, hingga 30 September 2022, INKP mencatat pinjaman bank jangka pendek senilai USD1,055 miliar.
Ditambah, Obligasi senilai USD302,1 juta dan sukuk Mudharabah USD115,76 juta.
Pada sisi utang bank jangka panjang tercatat senilai USD426,52 juta.
Selain itu, terdapat Obligasi senilai USD811,82 juta dan Sukuk mudharabah senilai USD146,58 juta.
Dampaknya, perseroan harus menanggung beban bunga sedalam USD190,25 juta.
Related News
Bisnis Data Center Ngebut, DMAS Pasang Target Pre-Sales Rp2,08 Triliun
Laba 2025 BBRI Drop 5,7 Persen Rp57,13T, Kredit Tetap Tumbuh 2 Digit
Berniat Jadi Holding Perkapalan, FITT Lepas Bisnis Hotel Rp67,25M
Bank of China Guyur Rp1,4 Triliun ke Anak Usaha TOWR
Laba 2025 Emiten Grup Lippo LPIN Merosot Tipis Jadi Rp33,04M
Pendapatan CFIN Nyaris Drop Dua Digit, Laba Menciut di 2025





