Haryo berharap kerja sama ini tidak hanya memberikan benefit bagi PGN dan SK. Tetapi juga mendukung pemerintah terkait penggunaan teknologi Carbon Capture and Storage/Carbon Capture, Utilization and Storage (CCS/CCUS) di industri migas, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM tengah mengembangkan potensi kerja sama CCS/ CCUS sebagai salah satu skema kerja sama bisnis dalam penanganan climate change.
Related News
Pengendali IRSX Tambah Saham Rp64,84 Miliar, Harga Terkerek
Dividen Interim BOLT Gagal Cair, Ini Alasannya
INET Bentuk Anak Usaha Data Center, Suntik Modal Rp18,7 Miliar
Jual Seluruh Saham JAYA, Prima Globalindo Ketok Palu Pada 4 Maret 2026
EDGE Minta Delisting Sukarela Usai 5 Tahun Melantai di Bursa
Agresif, Pengendali Borong Saham INET Senilai Rp110,28 Miliar





