EmitenNews.com - IHSG pada perdagangan saham kemarin berakhir menguat 35.178 poin atau 0,53% ke level 6.651.208. Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 26,18 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 12,34 triliun dan investor asing mencatatkan penjualan bersih alias net sell sebesar Rp 348,94 miliar di seluruh pasar.
Pasca rilis data perekonomian neraca perdagangan, IHSG masih memiliki kecenderungan berada dalam rentang konsolidasi wajar, potensi tekanan masih akan terlihat mengingat harga komoditas masih berpeluang mengalami tekanan dalam beberapa waktu mendatang.
“Sehingga akan memberikan sentimen kurang terlalu baik terhadap emiten yang berkaitan dengan komoditas, dan hal ini tentunya dapat memberikan dampak terhadap pola gerak IHSG, hari ini IHSG berpotensi terkonsolidasi,” kata William Surya Wijaya CEO Indosurya Bersinar Sekuritas pada riset hariannya, Rabu (17/11/2021).
IHSG diperkirakan bakal bergerak pada range support di level 6589 dan resistance di 6713. Indosurya Bersinar Sekuritas merekomendasikan buy untuk saham-saham seperti Unilever Indonesia (UNVR), Astra Agro Lestari (AALI), Gudang Garam (GGRM), Telkom Indonesia (TLKM), Astra International (ASII), Ciputra Development (CTRA), AKR Corporindo (AKRA) dan Bank BNI (BBNI).
Related News
SIG Tuban Gunakan 400 Ton Sekam Per Hari untuk Bahan Bakar
TelkomGroup dan Danantara Siapkan Data Center, Kapasitas Hingga 1 GW
Pemanfaatan AI BUMN Bakal Telan 70% Kapasitas Data Center
Aprlikasi Trading HSB Investasi Sentuh 17 Juta Unduhan
Reformasi TOPIX, Bursa Efek Tokyo Pangkas Konstituen Jadi 900
DPR-Pemerintah Sepakat Pangkas Subsidi Energi 2027 Rp11,4 Triliun





