Demi AI, Meta Tega PHK 8.000 Karyawan
:
0
CEO Meta, Mark Zuckerberg.(Foto: Times of India)
EmitenNews.com - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus terjadi. Setelah stasiun berita BBC yang berencana memangkas 2.000 karyawan, kemudian industri aparel terkemuka Nike memberhentikan 1.400 pekerjanya, perusahaan teknologi Meta dikabarkan juga berencana untuk melakukan PHK terhadap sekitar 8.000 karyawannya. Pengurangan 10% dari total tenaga kerja pengelola Facebook dan Instagram dari Microsoft ini ditempuh sebagai langkah memangkas biaya seiring rencana mereka mendalami bidang kecerdasan buatan atau AI.
Yahoo News mewartakan, dalam memo internal yang dikirim kepada para pekerja, Meta mengatakan bahwa pemutusan hubungan kerja dimaksudkan untuk membuat perusahaan lebih efisien dan untuk mengimbangi investasi lainnya. Pemutusan hubungan kerja akan dimulai pada 20 Mei, demikian konfirmasi perusahaan.
Microsoft juga akan menawarkan program pengunduran diri sukarela kepada sebagian karyawan karena perusahaan tersebut bergabung dengan banyak perusahaan teknologi besar lainnya dalam mencari cara untuk mengendalikan biaya di tengah pengeluaran besar-besaran mereka untuk AI.
Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, sekitar 7% karyawan Microsoft di AS, baik direktur senior maupun di bawahnya, dapat ikut serta dalam program pengunduran diri sukarela jika masa kerja mereka di perusahaan ditambah usia mereka berjumlah minimal 70 tahun.
Program ini akan menjadi yang pertama bagi Microsoft, yang juga melakukan PHK terhadap ribuan pekerja pada tahun 2025. Para pesaing Microsoft telah melakukan langkah serupa selama setahun terakhir. Amazon, Google, dan Oracle juga telah melakukan PHK karyawan pada berbagai waktu.
Keempat perusahaan tersebut juga menghabiskan miliaran dolar untuk membangun pusat data dan mengembangkan model AI. Amazon, Google, Meta, dan Microsoft saja akan menghabiskan sekitar USD650 miliar untuk belanja modal pada tahun 2026.
Pemutusan hubungan kerja ini juga terjadi setelah bertahun-tahun perusahaan teknologi melakukan pemangkasan pekerjaan setelah secara drastis memperluas jumlah karyawan mereka selama pandemi.
Saham Microsoft, yang turun sekitar 4% pada hari Kamis, telah turun sekitar 15% tahun ini, tertinggal di antara tujuh pemimpin teknologi terkemuka ("Magnificent Seven"). Saham Meta relatif stagnan tahun ini.
Related News
28 Persen Kemasan Industri Mamin Kini Berbasis Kertas
Lima Hari Susuri Zona Merah, IHSG Pagi Dibuka Sideways
Harga Minyak Ogah Turun, IHSG Alami Aksi Jual Lanjutan
IHSG Tertekan, Serok Saham BBTN, MYOR, INDY, dan ELSA
IHSG Lanjut Koreksi, Analis Soroti Area 7.245-7.354
BTN Perkuat Modal, Akselerasi Kredit, dan Akuisisi Portofolio





