EmitenNews.com - Sejumlah saham yang sebelumnya disuspensi kembali diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan pergerakan harga yang beragam. PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) dan PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) tercatat menguat, sementara PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) justru melemah tajam.

Pasca pembukaan suspensi, pada perdagangan Jumat (2/1) saham BBRM dibuka menguat 36 poin atau 16,98 persen ke level 248. Sementara itu, saham PKPK naik 85 poin atau 6,46 persen ke harga 1.400. 

Berbanding terbalik, saham NATO justru langsung mengalami tekanan ddanmenukik tajam menyentuh Auto-Rejection Bawah (ARB) 30 poin atau 9,49 persen ke level 286.

Sebagai catatan, saham NATO tercatat tertekan di papan perdagangan Full-Call Auction (FCA) atau papan pemantauan khusus sesuai sanksi akibat suspensi panjang sebelumnya. Adapun, diperkirakan sahm NATO akan diganjar papan FCA selama seminggu perdagangan bursa ke depan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Danny Yuskar Wibowo, menyampaikan bahwa pencabutan suspensi dilakukan setelah mempertimbangkan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi oleh emiten. Pencabutan suspensi dan pengawasan lanjutan ini mulai efektif berlaku pada Jumat (2/1). 

Namun demikian, investor tetap diminta untuk mencermati risiko pergerakan harga pasca-suspensi. (*)