Tiga Saham Keluar FCA, Kompak Kian Melejit!
:
0
Ilustrasi tren kenaikan harga (uptrend). Ilustrasi Foto: EmitenNews.com/Aji.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut status Full Call Auction (FCA) atau pengawasan khusus terhadap tiga saham mulai perdagangan Jumat (9/1/2026). Ketiga saham tersebut adalah PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS).
Pencabutan status FCA dilakukan setelah BEI menilai telah terpenuhinya ketentuan pengawasan sepekan perdagangan terakhir atas kondisi sebelumnya, seusai suspensi panjang yang diderita ketiga emiten tersebut.
Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, menjelaskan bahwa berakhirnya status FCA menandakan saham dapat kembali diperdagangkan dengan mekanisme reguler.
"Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 9 Januari 2026," tutur Teuku Fahmi Ariandar dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).
Pencabutan status FCA dilakukan setelah seminggu lamanya ditetapkan sejak pembukaan suspensi sebelumnya dan keputusan pengakhiran masa FCA tersebut berlaku efektif per sesi I perdagangan Jumat (9/1)) di pasar reguler dan tunai.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (9/1) respons pasar terpantau seragam di zona hijau seperti saham SOTS yang melesat kencang 24,64 persen hingga mentok dan menyentuh Auto-Rejection Atas (ARA) ke Rp2.580, diikuti pula oleh saham FOLK yang juga melonjak setinggi 22,83 persen ke level Rp780. Adapun, saham SSTM mengekor naik hingga 19,80 persen ke Rp2.390.
BEI mengimbau investor untuk tetap mencermati kinerja fundamental dan keterbukaan informasi emiten, meskipun status pengawasan khusus telah dicabut.
Adapun, berakhirnya penerapan FCA dilakukan setelah Bursa menilai bahwa kondisi perdagangan saham telah memenuhi kriteria dan siap kembali ke mekanisme perdagangan normal. (*)
Related News
Bantu Stabilisasi Pasar, OJK: 65 Emiten Sedia Buyback Saham Rp65,34T
Inovasi Aset Digital Kian Pesat, OJK Dorong Penguatan Manajemen Risiko
Info A-1, Bos BEI Bocorkan 3 Perusahaan Segera IPO di Akhir Juni
Libatkan BIN, Satgas PASTI Bongkar Kasus Investasi Bodong Koperasi BLN
Tak Kunjung Melantai, 15 Calon IPO Masih Tertahan di Pipeline OJK-BEI
Ride-Hailing dan Online Travel Agent Kini Diatur Dalam PMSE





