EmitenNews.com - Manajemen  PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) menyebut ada 5 strategi yang akan diterapkan oleh perseroan guna meningkatkan penjualan serta laba bersih hingga penghujung tahun 2022.

 

Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) Paulus Tedjosutikno, menuturkan, untuk strategi pertama yaitu pengembangan usaha melalui pengembangan produk baru, ekspansi jalur distribusi, dan digitalisasi sektor logistik serta mulai meletakkan dasar untuk masuk ke sektor jasa makanan. Kemudian kedua, inovasi dalam aspek produksi, proses bisnis dan pemasaran produk untuk semakin memperbesar pangsa pasar dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

 

Semangat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menghasilkan produk yang inovatif dan berkualitas juga akan menjadi strategi yang akan Perseroan lakukan pada tahun ini, ujar Paulus dalam keterangan resmi hari ini Selasa (5/4).

 

Ditambahkan, perseroan secara konsisten dan berkesinambungan mengelola resiko bisnis dengan senantiasa memitigasi resiko yang akan dihadapi seperti pengadaan bahan baku, dampak pandemi Covid-19, dampak perang dunia, fluktuasi nilai tukar mata uang dan tingkat suku bunga dan lain sebagainya. "Tak ketinggalan, strategi berikutnya adalah implementasi program keberlanjutan dari aspek lingkungan, sosial dan tata kelola,"tegasnya.

 

Sebagai informasi, GOOD berhasil mencatat kinerja yang baik ditengah kondisi pandemi yang belum berakhir. Dalam laporan keuangan Garudafood periode 31 Desember 2021, tercatat bahwa perusahaan mengalami kenaikan penjualan bersih sebesar 14% menjadi Rp 8.799 miliar dari periode sama di tahun sebelumnya Rp 7.719 miliar. Laba bersih juga mengalami kenaikan sebesar 64% menjadi Rp 424 miliar dari periode sama di tahun sebelumnya Rp 259 miliar.