Sepanjang 2025 Laba NISP Tumbuh Minimalis
Gedung Bank OCBC di Jalan Dr Satrio, Kuningan, Jakarta. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank OCBC (NISP) sepanjang 2025 mengemas laba bersih Rp5,05 triliun. Tumbuh minimalis 3,92 persen dari periode sama akhir 2025 senilai Rp4,86 triliun. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian menjadi Rp220,41 dari sebelumnya Rp212,10.
Pendapatan bunga, dan syariah bersih Rp10,94 triliun, merosot dari akhir 2024 sebesar Rp11,04 triliun. Itu meliputi pendapatan bunga Rp17,85 triliun, naik tipis dari Rp17,81 triliun. Pendapatan syariah Rp1,08 triliun, melonjak dari Rp956,53 miliar. Beban bunga Rp7,2 triliun, bengkak dari Rp7,04 triliun, dan beban syariah Rp783 miliar, naik dari Rp689 miliar.
Provisi, komisi, dan lainnya Rp1,18 triliun, surplus dari Rp1,09 triliun. Keuntungan dari penjualan instrumen keuangan Rp8443,2 miliar, melesat dari Rp202,93 miliar. Laba selisih kurs Rp232,3 miliar, melangit dari minus Rp352,42 miliar. Kerugian dari perubahan nilai wajar instrumen keuangan Rp121,33 miliar, bengkak dari Rp52,29 miliar. Total pendapatan operasional lainnya Rp2,14 triliun, melangit 140,44 persen dari Rp891,21 miliar.
Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan Rp250,82 miliar, drop dari surplus Rp636,42 miliar. Pembentukan penyisinan Rp250,85 miliar, susut dari Rp787,72 miliar. Jumlah beban operasional lainnya Rp6,16 triliun, naik dari Rp6,07 triliun. Itu dari gajs dan tunjangan Rp3,49 triliun, naik dari Rp3,27 triliun. Umum dan administrasi Rp2,27 triliun, susut dari Rp2,27 triliun.
Laba operasional Rp6,4 triliun, melonjak dari Rp5,7 triliun. Total ekuitas Rp43,85 triliun, menanjak dari akhir 2024 senilai Rp40,69 triliun. Jumlah liabilitas Rp264,28 triliun, bengkak dari Rp240,31 triliun. Total aset Rp308,14 triliun, melejit dari akhir tahun sebelumnya Rp281 triliun. (*)
Related News
Minat Investor Tinggi, Right Issue Saham INET Oversubscribe
Multi Makmur Lemindo (PIPA) Rombak Pengurus
Transformasi Bisnis, LAPD Siap Caplok BSS Rp59,4 Miliar
Produksi Emas Anjlok 27 Persen, Ini Kata Manajemen ANTM
Selangkah Lagi, SMKM Tuntaskan Akuisisi LSO Holdings
DGWG Ungkap Rekor Penjualan Sepanjang Sejarah





