EmitenNews.com - Indonesia resmi bertahan di klasifikasi Emerging Market. Hal ini terungkap dalam pengumuman resmi MSCI ihwal Market Classification Review, Rabu (24/6) sekitar pukul 3.30 WIB.

Dalam dokumen rilis yang diunggah MSCI, Indonesia disoroti karena adanya kekhawatiran dari investor global terkait tidak transparan struktur kepemilikan saham hingga dugaan perilaku perdagangan yang terkoordinasi.

Meski demikian, MSCI mengapresiasi langkah reformasi dari OJK, BEI dan KSEI ihwal reformasi pasar modal yang tengah dilakukan. Yakni meliputi data kepemilikan di atas 1 persen, target free float minimum 15 persen hingga aturan High Shareholding Concentration.

Di dalam rilis ini, MSCI juga memperingatkan Indonesia jika hingga index review belum ada perkembagan signifikan, MSCI mempertimbangkan opsi guna menurunkan kelas Indonesia dari Emerging Market ke Frontier Market.

“Jika kemajuan yang cukup tidak terlihat pada saat Tinjauan Indeks MSCI November 2026, MSCI akan mempertimbangkan berbagai opsi untuk perlakuan yang tepat bagi pasar Indonesia, yang berpotensi mencakup konsultasi tentang reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market ke Frontier Market,” tulis MSCI.