IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

mark dynamics indonesia
victoria sekuritas

Tower Bersama (TBIG) Tunjuk Indo Premier Urus Buyback 679 Juta Lembar

24/07/2022, 09:00 WIB

Tower Bersama (TBIG) Tunjuk Indo Premier Urus Buyback 679 Juta Lembar

EmitenNews.com - PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) bakal menggelar buyback saham maksimum 679.709.900 lembar alias 679 juta lembar. Alokasi itu, setara 3 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Aksi itu dilakukan secara bertahap sepanjang tiga bulan. 


Tepatnya, terhitung sejak 25 Juli 2022 hingga 24 Oktober 2022. Saham yang akan dibuyback bernominal Rp20 per lembar. Dengan begitu, total keseluruhan saham maksimal bernilai nominal Rp13,59 miliar. Biaya untuk transaksi itu sekitar 0,15 persen dari nilai buyback.


Perseroan telah menunjuk Indo Premier Sekuritas untuk mengurusi aksi tersebut. Pembelian kembali saham akan dilakukan dengan harga wajar sesuai ketentuan berlaku. Perseroan berkeyakinan, buyback tidak berdampak negatif terhadap pendapatan, hanya pada perubahan jumlah saham beredar. 


Oleh karena itu, tindakan itu berdampak tidak signifikan terhadap laba per saham. Performa laba per saham kalau buyback terlaksana sebagai berikut. Per Maret 2022, laba bersih per saham dasar Rp19,91, menjadi Rp20,58 setelah buyback. Laba saham beredar menjadi 20.180.964.995 lembar dari sebelum buyback sebanyak 20.860.674.895 lembar.


Saat ini, harga saham perseroan tidak merefleksikan kondisi fundamental, dan prospek perseroan. Buyback itu, diharap dapat menjaga stabilitas harga saham di masa mendatang. Perseroan berkeyakinan pelaksanaan buyback tidak berdampak buruk terhadap kegiatan usaha, dan pertumbuhan. Itu mengingat perseroan memiliki modal kerja, dan cash flow cukup untuk biaya pelaksanaan buyback. (*)



Author: J S