Tumbuh 23 Persen, Emiten Irwan Hidayat (SIDO) Raup Laba Rp1,17 Triliun
Irwan Hidayat kala memandu mantan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Pabrik Sido Muncul. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Sido Muncul (SIDO) sepanjang 2024 mentabulasi laba bersih Rp1,17 triliun. Bengalami peningkatan 23,15 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp950,64 miliar. Nah, dengan hasil itu, laba per saham dasar emiten jamu besutan Irwan Hidayat tersebut menjadi Rp39,03 dari sebelumnya Rp31,69.
Penjualan Rp3,91 triliun, melonjak 9,83 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp3,56 triliun. Beban pokok penjualan Rp1,61 triliun, bengkak dari akhir 2023 sebesar Rp1,54 triliun. Laba kotor terkumpul Rp2,3 triliun, mengalami peningkatan dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,01 triliun.
Beban penjualan dan pemasaran Rp626,21 miliar, bengkak dari Rp570,38 miliar. Beban umum dan administrasi Rp200,67 miliar, susut dari Rp204,59 miliar. Beban lain-lain Rp12,55 miliar, turun dari Rp78,61 miliar. Pendapatan lain-lain Rp9,93 miliar, berkurang dari Rp25,77 miliar. Laba usaha Rp1,47 triliun, naik dari Rp1,19 triliun.
Penghasilan keuangan Rp39,48 miliar, menanjak dari Rp29,34 miliar. Biaya keuangan Rp832 juta, bengkak dari Rp681 juta. Laba sebelum beban pajar penghasilan Rp1,51 triliun, melesat dari Rp1,21 triliun. Beban pajak penghasilan Rp339,1 miliar, bengkak dari Rp268,89 miliar. Laba tahun berjalan Rp1,17 triliun, surplus dari Rp950,64 miliar.
Total ekuitas tercatat Rp3,48 triliun, mengalami lompatan dari akhir 2023 senilai Rp3,38 triliun. Jumlah liabilitas terkumpul Rp451,78 miliar, berkurang dari akhir tahun sebelumnya Rp504,76 miliar. Total aset Rp3,93 triliun, menanjak dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp3,89 triliun. (*)
Related News
Komisaris Indospring (INDS) Tampung Beli 100 Ribu Saham Kala Harga ARB
Gugatan PKPU Sudah Dicabut, TAMU Pastikan Operasional Aman
Tembus Rp1,47T, Laba Astra Agro (AALI) Melonjak 28,25 Persen di 2025
OJK Bongkar Kasus Transaksi Semu Saham IMPC 2016, Ini Kronologisnya
Bos NTBK Jual Berturut 50 Juta Saham, Total Nilai Rp4,6 Miliar
Dalam Proses Akuisisi, Pengendali DPUM Diam-Diam Jual 25 Juta Saham





