UNDP Gandeng Indosat Ooredoo (ISAT Dukung Penanggulangan COVID-19 dan Percepatan SDGs
EmitenNews.Com - United Nations Development Programme (UNDP) dan Indosat Ooredoo, perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, pada hari ini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang penanggulangan pandemi COVID-19 dan percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, menggunakan teknologi digital inovatif.
Tampak pada gambar President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama (tengah) berbincang dengan Resident Representative UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura (dua dari kiri) yang disaksikan oleh Director & Chief Operating Officer, Vikram Sinha (paling kanan), Director & Chief Strategy and Innovation Officer, Arief Musta'in (dua dari kanan), dan Head of Innovative Financing Lab UNDP Indonesia, Muhammad Didi (paling kiri), seusai penandatanganan MoU di Kantor Pusat Indosat Ooredoo,Rabu Jakarta (31/3).
MoU ini merupakan bagian dari strategi kemitraan UNDP yang lebih besar, yang berupaya menjalin kerjasama dengan mitra non-konvensional seperti sektor swasta, untuk mendukung upaya Indonesia dalam mencapai SDGs. Ini juga memperluas rencana UNDP untuk memanfaatkan teknologi digital dan menghasilkan solusi inovatif
Beberapa bidang kerja sama lainnya termasuk:
1.Pemanfaatan inovasi data dan teknologi digital untuk implementasi SDGs;
2.Pemulihan ekonomi hijau dan inklusif dari dampak pandemi COVID-19 melalui inisiatif digital, terutama di perdesaan dan daerah tertinggal;
3.Penguatan kewirausahaan di Indonesia dengan fokus pada pemuda, perempuan, dan kelompok rentan;
4.Peningkatan literasi digital dan pengurangan kesenjangan digital kelompok sasaran dengan memungkinkan akses ke informasi dan teknologi serta menyediakan produk dan layanan digital yang terjangkau;
5.Diversifikasi pemahaman bersama mengenai kelompok rentan dengan memulai keterlibatan aktif dari pemuda, perempuan, penyandang disabilitas, komunitas terdampak bencana, dan lain-lain. (Eko Hilman)
Related News
650,8 Juta Saham IBST Dimiliki 424 Investor, Free Float Hampir Nol
Free Float Tetap, Jumlah Investor BRMS Susut 22.887 Pada Desember 2025
Pengendali BYAN, Low Tuck Kwong Rogoh Rp3,6 M Cicil Saham Harga Bawah!
Aksi MESOP II Digelar, 5 Petinggi SOLA Baru Akumulasi 1,54 Juta Saham
Emiten Prajogo (CUAN) Ungkap Hasil Eksplorasi Emas PT Intam di NTB
Telisik! Entitas PPRE Agunkan Aset Rp1,46T Untuk Kredit Jumbo Dari BRI





