Usai Raup Dana IPO Rp7,9 Triliun, Defisit BELI Malah Sentuh Rp19,8 Triliun
:
0
EmitenNews.com—PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) menderita rugi bersih sedalam Rp5,503 triliun pada tahun 2022, atau membengkak dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp3,334 triliun.
Akibatnya, defisit menukik 38,3 persen menjadi Rp19,852 triliun. Ini memburuk dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp14,34 triliun.
Padahal pendapatan naik 72,3 persen menjadi Rp15,269 triliun yang ditopang peningkatan pendapatan ritel daring sebesar 38,7 persen menjadi Rp10,423 triliun.
Bahkan pendapatan toko fisik melonjak 299 persen menjadi Rp3,587 triliun.
Demikian juga dengan pendapatan institusi yang terkerek 155 persen menjadi Rp2,47 triliun. Tapi diskon dan promosi langsung mencapai Rp1,359 triliun.
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





