Waduh! Masuk Book Building, Direktur Utama Bank Sumut (BSMT) Malah Dipecat
:
0
EmitenNews.com—Dirut Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan dicopot dari jabatannya oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Ternyata Rahmat dicopot karena persoalan mobile banking ilegal.
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Tbk (Bank Sumut) atau (BSMT) akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) melepas sebanyak 2.934.798.300 saham baru atau setara 23 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada nominal Rp250 per lembar.
Dalam prospektus e-ipo calon emiten bank milik pemerintah daerah se-Sumatera Utara itu mulai melakukan penawaran awal atau Book Building pada hari ini 5 Januari hingga 18 Januari 2023 dengan harga berkisar Rp 350 - Rp 510 per saham. Sehingga nilai IPO ini mulai Rp1,027 triliun hingga Rp1,496 triliun.
Namun, ada hal lain yang juga cukup mencuri perhatian. Yaitu dicopotnya Rahmat Fadillah Pohan dari jabatan Direktur Utama Bank Sumut. Inspektur Sumut Lasro Marbun, awalnya menjelaskan bahwa Rahmat diperiksa pada Desember 2022 lalu. Bukan hanya Rahmat komisaris Bank Sumut juta turut diperiksa.
"Kami meminta penjelasan lisan dari komisaris sesuatu hal yang sudah dipublish di media. Saya panggil lisan dan terus datang pada bulan Desember juga. Lalu mereka menjelaskan kepada kami. Saya datangi irban (inspektur pembantu) dan minta tertulis. Tertulis itu, dijelaskan oleh mereka. Dan dari yang ter tertulis itu kami sampaikan kepada pemegang saham mayoritas kepada Gubernur," ungkap Lasro, Kamis (5/1/2023).
Related News
Genjot ini, Bank Raya Hadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2
IHSG Turun Tipis ke 6.343, Saham-Saham Bakrie Kinclong
Perkuat Pendidikan Karakter, ini Aksi Nyata Alumni ITB Angkatan 1985
IHSG Mendatar di Sesi I, Saham Grup Bakrie Justru Berpesta!
RI-China Bakal Sulap Madura Jadi Kawasan Industri Berat
IHSG Dibuka Mencuat 0,45 Persen Dekati Level 6.400





