EmitenNews.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta Ceger menyerahkan manfaat klaim secara simbolis, kepada ahli waris satpam Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang meninggal ketika bertugas. 


Penyerahaan manfaat simbolis tersebut oleh Depdir KSI BPJAMSOSTEK Muhyidin dan Direktur Lini Lapangan BKKBN I Made Yudhistira Dwipayama. Kegiatan penyerahan berlangsung dalam  pertemuan secara daring dengan Deputi Adpin BKKBN Sesditjen Keuda Kemendagri dan Pemda Provinsi Kabupaten/Kota se Indonesia dengan tema Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui Permendagri Nomor 84 Tahun 2022 bagi Tenaga Lini lapangan Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta.


”Manfaat BPJAMSOSDTEK kepada ahli waris almarhum Supriyadi yang berasal dari lingkungan kerja BKKBN bertujuan untuk meningkatkan kepedulian tenaga kerja dan keluarga pekerja terhadap perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki manfaat jangka panjang,” ungkap Muhyidin. 


Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Ceger Cep Nandi Yunandar, mengatakan almarhum adalah Supriyadi yang merupakan peserta yang terdaftar di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Ceger. Cep Nandi mengatakan Supriyadi bekerja sebagai satpam BKKBN.


Menurut Cep Nandi saat bekerja shift malam, almarhum mengeluh sakit dan dibawa ke rumah sakit. ”Ternyata pada jam 01.45 WIB Bapak Supriyadi meninggal dunia atau tidak lebih dari 1x24 jam sejak keluhan pertama saat sedang bekerja,” kata Cep Nandi. 


Cep Nandi menuturkan,  manfaat yang diterima oleh ahli waris berupa Jaminan Hari Tua (JHT), santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, santunan berkala yang dibayarkan sekaligus. ”Begitu pula biaya pemakaman serta beasiswa untuk dua orang anak pekerja sesuai jenjang pendidikan sampai dengan lulus S1 atau maksimal 23 tahun,” sebut Cep Nandi.  


Selain itu, ahli waris juga mendapat Jaminan Pensiun (JP) yang dibayarkan secara berkala yang akan dilanjutkan sampai dengan anak kedua berusia maksimal 23 tahun atau menikah atau bekerja. Cep nandi menambahkan, almarhum memiliki dua orang anak yang berusia 14 tahun dan 12 tahun. (*)