Wall Street Menguat, Lonjakan IHSG Berlanjut
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street ditutup bervariasi mayoritas menguat. Itu seiring kenaikan saham teknologi berbasis AI belum berhenti. Saham Amazon kembali ditutup menguat signifikan hingga 4 persen. Kondisi itu, tersaji setelah perseroan mengumumkan kesepakatan bisnis senilai USD38 miliar dengan OpenAI.
Sebagai catatan, kesepakan tersebut akan melibatkan penggunaan ratusan ribu graphics processing units (GPUs) Nvidia. Sementara itu, saham produsen Chip seperti Micron Technology melesat 4,88 persen, dan Nvidia menguat 2,17 persen setelah Microsoft dan Iren mengumumkan kesepakatan kerjasama senilai USD9,7 miliar.
Isi kerja sama tersebut berupa pemberian akses ke GB300 GPUs Nvidia milik microsoft kepada Iren. Penguatan mayoritas indeks bursa Wall Street, aksi beli investor asing berlanjut, harga beberapa komoditas melonjak, dan laporan kinerja keuangan emiten positif diprediksi menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
Oleh sebab itu, indeks diprediksi melanjutkan penguatan. Sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 4 November 2025, indeks akan menyusuri kisaran support 8.210-8.145, dan resistance 8.340-8.405. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan investor menyerok saham ASII, BREN, PTRO, BRMS, TLKM, dan ISAT. (*)
Related News
Pengalaman Unik, Asthara Skyfront City Hadirkan Show Unit Terbaru
IHSG Kamis Anjlok 1,33 Persen, 567 Saham Memerah, Hanya 108 yang Hijau
Urgensi Literasi Keuangan! Mitigasi Risiko lewat Pemanfaatan Teknologi
Low Tuck Kwong Tergeser dari Orang Terkaya Indonesia, Diganti H Isam?
IHSG Sesi I (15/10) Terseret ke Dasar Level 5.800, Ini Penyebabnya
IHSG Pagi Ambruk Nyaris Sepersen, Longsor ke Bawah Level 5.900





