Waskita Beton (WSBP) Tuntaskan Proyek Perbaikan Breasting Dolphin Kap 6.500 DWT April 2022
EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast (WSBP) tengah mengerjakan kontrak proyek perbaikan Breasting Dolphin Kap. 6500 Dead Weight Ton (DWT) di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Proyek itu, diharap tuntas pada April 2022.
”Saat ini, perusahaan tengah mengerjakan proyek perbaikan Breasting Dolphin Kap. 6500 DWT di Dermaga Integrated Terminal Manggis, Bali,” tutur Sugiharto, Direktur Pengembangan Bisnis Waskita Beton Precast, Kamis (27/1).
Waskita Beton, mendapat proyek tersebut dari perusahaan PT Pertamina, khususnya Direktorat Pemasaran Ritel, Kantor Marketing Operation Region V bertindak sebagai pemberi pekerjaan. ”Perusahaan terus berupaya menyusun strategi untuk menjangkau pasar eksternal dengan melakukan kemitraan dan kolaborasi dengan BUMN lainnya,” imbuhnya.
Proyek perbaikan itu, bertujuan menggantikan Breasting Dolphin yang sebelumnya mengalami kerusakan. Lingkup pekerjaan Waskita Beton dalam proyek itu, mencakup pekerjaan konstruksi mulai dari persiapan, pembongkaran, pemancangan, perlengkapan, dan pengujian.
Progres pekerjaan per awal Januari 2022 telah mencapai 73,2 persen. Dalam pelaksanaan pekerjaan, Waskita Beton berkomitmen mengedepankan penerapan prinsip-prinsip Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) secara baik. Selain itu, Waskita Beton juga berkomitmen meningkatkan partisipasi UMKM dalam pelaksanaan proyek.
Sebagai informasi, Waskita Beton optimistis mematok perolehan nilai kontrak baru pada 2022 sejumlah Rp3,5 triliun. Optimisme itu, didukung potensi pasar cukup besar dari proyek Waskita Group. Misalnya. proyek Bendungan, Transmisi, dan Jalur Kereta. Selain itu, Waskita Beton juga memiliki target proyek baru dari dari pasar eksternal dari proyek pemerintah, BUMN, dan Swasta. (*)
Related News
Lewati Target 2025, Laba Bersih IMPC Naik 15 Persen ke Rp620 Miliar
RUPST Bank Mega (MEGA) Setujui Dividen Rp2T dan Saham Bonus Rp5,87T
INET Reorganisasi Kerja Sama dengan Group WIFI dari IJE ke JIA
BREN Akhiri Buyback Satu Bulan Lebih Cepat, Ini Alasannya
Emiten Haji Isam (TEBE) Bagi Dividen Jumbo, Yield Capai 12,33 Persen!
Penjualan Turun, Laba Gudang Garam (GGRM) Menggunung Rp1,55T di 2025





