EmitenNews.com—Pada pekan lalu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 0,52 persen menjadi 7.135,248 dari pekan sebelumnya di kisaran 7.172,434.


Nilai transaksi harian bursa sepanjang periode 22-26 Agustus 2022 terakumulasi 7,71 persen ke Rp13,557 triliun dari penutupan pekan lalu sejumlah Rp12,586 triliun. Rata-rata volume transaksi harian bursa ikut menguat 9,41 persen menjadi 26,975 miliar saham dari edisi penutupan pekan sebelumnya 24,655 miliar saham.


Secara teknikal, IHSG hari ini diperkirakan masih akan melanjutkan konsolidasi setelah Jumat kemarin akhirnya break Support pertama : MA10 / 7145;  dan akan mencari perlindungan pada Support  berikut : MA20 / 7105 (up to 7060 selaku Support dari level previous Low), kata Liza C. Suryanata Head Of Research NH Korindo Sekuritas.


Lebih lanjut Liza menambahkan, harap disadari apabila level 7060 tak jua mampu menahan tekanan jual maka besar kemungkinan akan terjadi pola reversal Double Top yang sangat mungkin menyeret IHSG turun menguji level 7000-6950. 


Apalagi  didukung oleh sentimen regional yang sangat tidak kondusif di mana Jumat kemarin Dow Jones turun 3% atau lebih dari 1000pts akibat nada hawkish The Fed atas FFR;  menambah jittery pada market kita yang sedianya sudah cukup nervous menunggu pengumuman kenaikan harga BBM subsidi.


TAPG Advise Buy. Entry Level:  740-720. Average UP >750. Target:  800-810 / 835-840. Stoploss: 695.  


INKP Advise Buy. Entry Level:  8250-8150 Average UP >8300 Target: 8550-8600.   Stoploss: 7975.


HRUM Advise Buy on Break. Entry Level:  1725-1730. Target: 1950-2000 / 2100.  Stoploss: 1680.  


AKRA Advise Buy. Entry Level:  1230-1220. Average UP >1240 Target: 1290-1300 / 1380. Stoploss: 1185.