EmitenNews.com -  PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) terus memperluas kiprah internasionalnya. Emiten produsen beton pracetak terkemuka di Indonesia itu, kembali dipercaya menggarap proyek Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina.

Keterlibatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan ekspansi global WIKA Beton sekaligus menegaskan kontribusi kapabilitas industri manufaktur Indonesia dalam pembangunan infrastruktur modern di kawasan Asia.

Dalam proyek strategis ini, WIKA Beton berpartisipasi melalui entitas anak usahanya. PT Wijaya Karya Komponen Beton (WIKA Kobe) yang akan memasok komponen penting pada sistem lintasan kereta. Proyek Metro Manila Subway didukung oleh pembiayaan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dan dilaksanakan oleh Colas Rail sebagai kontraktor trackwork.

Kolaborasi ini secara resmi dimulai melalui pelaksanaan kick-off meeting antara WIKA Kobe dan Colas rail di Pabrik Produk Beton (PPB) Majalengka, Jawa Barat, yang membahas ruang lingkup teknis serta rencana produksi untuk suplai bantalan jalan rel beton pratekan (PC sleeper) pada paket kontrak CP106.

Bantalan jalan rel beton tersebut akan digunakan untuk kebutuhan depot maupun jalur utama dalam sistem Metro Manila Subway. Seluruh proses manufaktur akan dlakukan di PPB Majalengka, yang dilengkapi teknologi produksi modern serta sistem pengendalian kualitas yang dirancang untuk memenuhi standar proyek infrastruktur internasional.

Kolaborasi dengan Colas Rail, dengan dukungan kerangka pembiayaan serta standar teknis dari JICA, mencerminkan semakin kuatnya pengakuan internasional terhadap kapabilitas manufaktur, keunggulan teknologi, serta keandalan sistem produksi yang dimiliki oleh WIKA Beton Grup.

Setelah proses produksi, bantalan jalan rel beton akan didistribusikan dari pabrik di Majalengka menuju Pelabuhan Tanjung Priok, sebelum kemudian dikirim melalui jalur laut menuju Pelabuhan Manila, Filipina. Produksi massal dan pengiriman produk direncanakan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2029, sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan jaringan Metro Manila Subway.

Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, Senin (6/4/2026), menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam proyek ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi industri manufaktur Indonesia dalam rantai pasok infrastruktur global.

Partisipasi WIKA Beton dalam proyek Metro Manila Subway mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kapabilitas industri manufaktur dan rekayasa Indonesia. Melalui kolaborasi bersama Colas Rail dengan dukungan pembiayaan dari JICA, kami bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan sistem transportasi urban modern sekaligus menunjukkan bahwa produk dan teknologi manufaktur Indonesia mampu memenuhi standar proyek infrastruktur kelas dunia.

Kuntjara menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar internasional sekaligus memperkuat komitmen WIKA Beton dalam menghadirkan solusi infrastruktur yang berkualitas tinggi, andal, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, WIKA Beton Grup terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan infrastruktur lintas negara yang meningkatkan konektivitas regional serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang serta memperkuat posisi WIKA Beton dalam ekosistem Danantara dan BUMN di tingkat global. ***