EmitenNews.com—PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) mencatat pendapatan sebesar Rp 289,29 miliar pada semester I-2022, melonjak 72,95% dibanding periode sama tahun lalu Rp 167,26 miliar. Laba kotor turut melejit 325% menjadi Rp 97,46 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp 22,93 miliar.

 

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba usaha diraih sebesar Rp 86,05 miliar pada semester I-2022, meroket 283% dari periode sama 2021 yakni Rp 22,64 miliar. Sedangkan laba sebelum pajak meningkat drastis menjadi Rp 68,93 miliar dari sebelumnya Rp 2,02 miliar, usai beban keuangan turun menjadi Rp 17,12 miliar dari sebelumnya Rp 20,61 miliar.

 

"Laba tahun berjalan diraih Rp 58 miliar, melonjak 4.778% dari laba tahun sebelumnya Rp 1,19 miliar. Total aset perseroan tercatat Rp 1,51 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari total aset Rp 1,45 triliun pada periode 31 Desember 2021," jelas manajemen Superkrane dalam publikasinya kepada Bursa Efek Indonesia, yang dikutip pada Jumat (12/8/2022).

 

Emiten berkode saham SKRN ini sebelumnya telah melakukan ekspansi penambahan alat berat untuk menyerap setiap permintaan kontrak baru yang diproyeksikan akan berdatangan di tahun ini. 

 

Presiden Direktur Superkrane Yafin Tantiono Tan menyampaikan, ekspansi penambahan alat berat ini dilakukan seiring dengan beberapa kontrak kerja baru yang telah didapatkan serta potensi permintaan yang masih besar ke depannya. Dia menambahkan, hingga Juni 2022 perusahaan telah menyerap dana belanja modal sebesar Rp 110 miliar.

 

Baru-baru ini, SKRN membagikan dividen tunai senilai total Rp 13,43 miliar atau Rp 10 per saham dengan tanggal efektif pada 28 Juni 2022 dan jadwal pembayaran dividen 19 Juli 2022.