WSBP Sebut Perkuat Komitmen SDGs dengan Alokasi Anggaran TJSL
Konstruksi beton yang diproduksi PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).
EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menegaskan komitmennya mendukung pemerintah dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) dengan mengalokasikan anggaran ideal untuk program berbasis sosial dan lingkungan.
Kepala Divisi Corporate Secretary, Fandy Dewanto, menyatakan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) antara 10-15 persen setiap tahunnya sebagai bagian dari upaya mengimplementasikan SDGs yang diinisiasi pemerintah dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Anggaran TJSL kami diharapkan terus tumbuh sekitar 10-15 persen tiap tahun dan akan stabil dalam lima tahun ke depan,” ujar Fandy, Selasa (5/11).
WSBP mengalokasikan anggaran TJSL untuk enam program utama yang selaras dengan SDGs. Salah satunya adalah program reforestasi dengan kegiatan penanaman pohon untuk mengurangi jejak karbon dan mencegah perubahan iklim. Perseroan juga berkomitmen meningkatkan pemerataan infrastruktur guna mendukung akses dan kualitas hidup masyarakat.
Selain itu, WSBP memiliki program Clean Water for All yang bertujuan memudahkan akses masyarakat terhadap air bersih serta menjaga kelestarian ekosistem air. Melalui program Belajar Beton, perusahaan berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.
Program TJSL lainnya diarahkan pada penciptaan ekonomi inklusif melalui agenda Indonesia Kuat Indonesia Hebat, serta inisiatif Girl on Site yang mendorong peran perempuan dalam sektor-sektor yang umumnya didominasi laki-laki.
“Program TJSL WSBP akan tetap fokus pada enam aspek sesuai SDGs. Tahun depan juga, kami masih akan melanjutkan program-program ini untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Related News
Komisaris Indospring (INDS) Tampung Beli 100 Ribu Saham Kala Harga ARB
Gugatan PKPU Sudah Dicabut, TAMU Pastikan Operasional Aman
Tembus Rp1,47T, Laba Astra Agro (AALI) Melonjak 28,25 Persen di 2025
OJK Bongkar Kasus Transaksi Semu Saham IMPC 2016, Ini Kronologisnya
Bos NTBK Jual Berturut 50 Juta Saham, Total Nilai Rp4,6 Miliar
Dalam Proses Akuisisi, Pengendali DPUM Diam-Diam Jual 25 Juta Saham





