WTON Rajai Pasar, Kantongi Pendapatan Rp2,5T di Q3-2025
Seorang pekerja berpose mengibarkan panji merah putih di lingkungan perseroan WTON.
EmitenNews.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) menyematkan dominasinya di industri beton pracetak (precast) nasional dengan mencatat pendapatan usaha sebanyak Rp2,52 triliun hingga September 2025.
Divisi operasi mencatat adanya pertumbuhan kinerja dengan kalkulasi pendapatan mencapai Rp256,63 miliar, melonjak 359% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp55,95 miliar. Akselerasi ini didapuk sebagai tanda peningkatan signifikan di bisnis layanan konstruksi dan teknis bagi pendapatan perseroan.
Kinerja entitas anak juga memberikan dorongan positif, dengan total penjualan mencapai Rp317,21 miliar, di mana PT Citra Lautan Teduh menjadi penyumbang utama sebesar Rp235,21 miliar.
WIKA Beton juga mencatat total aset konsolidasian senilai Rp6,48 triliun per 30 September 2025. Sementara itu, posisi utang jangka panjang turun tajam dari Rp426,3 miliar menjadi teregresi ke Rp150,6 miliar.
Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara menyampaikan, “Pencapaian di kuartal ketiga 2025 menunjukkan kemampuan model bisnis terintegrasi. Kami terus berinovasi dalam menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi sambil memperkuat posisi pasar. Momentum positif ini akan dimanfaatkan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan.”
Ke depan, Kuntjara mengatakan fokus perusahaannya akan mencakup seperti inovasi produk, memperluas jaringan layanan, serta memperkuat posisi strategisnya di sektor infrastruktur nasional.
Melalui efisiensi operasional dan prinsip berbasis GCG (Good Corporate Government), perseroan WTON menargetkan peningkatan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Related News
Bidik Pasar Timur Tengah, Indospring (INDS) Perluas Ekspansi Ekspor
Anggaran Kesehatan Naik, OMED Siap Gas Pertumbuhan 10–15 Persen
Baru Beli Langsung Jual, Samuel Lepas Saham BKSL Senilai Rp103,5M!
SOFA Banting Setir Usaha Waste-to-Energy, Bentuk PT Ananta Energi Asia
Calculus Investment Gelar Tender Wajib STAR, Harga Rp88 per Saham
TOBA Siap Lunasi Obligasi Rp434,35 Miliar, Jatuh Tempo Maret 2026





