Zyrexindo Mandiri (ZYRX) Kantongi Pinjaman USD13,5 Juta, Ini Alokasinya
EmitenNews.com - PT Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) mendapat fasilitas kredit USD13,5 juta. Pinjaman lunak setara Rp191,70 miliar itu, didapat dari Bank CIMB Niaga (BNGA). Jenis kredit berupa letter of credit (LC Sight, Usance Revolving).
Jangka waktu pinjaman sepanjang 12 bulan sejak tanda tangan perjanjian kredit. Perolehan kredit tersebut untuk pembelian bahan baku perangkat teknologi informasi, dan komunikasi proyek perseroan.
Menyusul transaksi itu, perseroan akan mendapat tambahan fasilitas kredit dengan nilai maksimal USD13,5 juta. Teken perjanjian kredit, pemberian jaminan telah dilakukan sesuai ketentuan, dan peraturan perundang-undangan berlaku. ”Pembayaran biaya administrasi, fee, biaya bunga, dan angsuran sesuai perjanjian kredit,” tutur Timothy Siddik, Shu, Direktur Utama Zyrexindo Mandiri, seperti dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/10).
Pencairan fasilitas kredit tersebut harus memenuhi sejumlah syarat. Antara lain tersedia perjanjian melibatkan PT Zyrexindo Mandiri Buana, sebagai principal, dan PT Dragon Computer & Communication sebagai Distributor. Lalu, tersedia standing instruction atau surat pernyataan/komitmen dari dealer/reseller ditunjuk PT Zyrexindo Mandiri Buana, dan PT Dragon Computer & Communication kepada pemilik proyek agar melakukan pembayaran melalui Rek. Escrow di Bank CIMB Niaga.
Selanjutnya, form aplikasi penerbitan/perubahan LC. Underlying documents seperti copy sales contract/purchase order dari Debitur atau proforma invoice dari Kreditur. Berikutnya, penerbitan LC hanya dapat diterbitkan ke Approved Supplier. Menyediakan margin deposit 30 persen setiap pembukaan LC. (*)
Related News
Tekanan Berlanjut, Rugi Cashlez Tembus Rp68 Miliar Pada 2025
Awal 2026, Penjualan Batu Bara RMKE Tumbuh 4 Kali Lipat
MEJA Tutup Buku Waran Seri I, 318 Juta Saham Baru Masuk Pasar
Likuiditas Terjaga, TAFS Siap Bayar Obligasi Rp371,52 Miliar
TRON Siapkan Penambahan Usaha Baru, Dua Komisaris Malah Mundur
Buyback 3 Bulan Dimulai, RMKE Baru Serap Rp9,9M dari Anggaran Rp200M





