Absen Dividen, Warga Australia Lego 39,52 Juta Saham AMMN
:
0
Pengurus Amman Mineral kala mengikuti seremoni pencatatan perdana saham di main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - David Alexander Gibbs mengurangi porsi kepemilikan saham Amman Mineral (AMMN). Itu ditunjukkan warga Australia tersebut dengan mendivestasi 39,52 juta saham perseroan. Transaksi penjualan dilakukan secara bertahap dalam empat kali transaksi.
Di mana, transaksi penjualan terjadi dengan kisaran harga Rp7.713-8.077 per eksemplar. Nah, menyusul skema harga itu, direktur perseroan itu, mendulang dana segar senilai Rp315,85 miliar. Rincian transaksi David Gibbs tersebut menjadi sebagai berikut.
Pada 16 Juni 2025, David Gibbs melepas 17,08 juta helai Rp8.077 per saham senilai Rp138,03 miliar. Lalu, pada17 Juni 2025, kembali David Gibbs menjual 14,10 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp7.991 per helai sejumlah Rp112,69 miliar.
Selanjutnya, pada 18 Juni 2025 David Gibbs melego 7 juta saham Rp7.834 per helai Rp54,84 miliar. Dan, terakhir pada 19 Juni 2025, David Gibbs menjual 1,33 juta lembar pada harga Rp7.713 per helai sebesar Rp10,29 miliar.
Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham Amman dalam genggaman David Gibbs tersisa 39,52 juta lembar selevel dengan 0,055 persen. Menciut 0,055 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 79,05 juta eksemplar.
Koleksi saham sebelum transaksi itu, setara dnegan 0,109 persen. ”Transaksi dilakukan untuk tujuan investasi pribadi,” tukas Vemmy Febrianti, Corporate Secretary Amman Mineral.
Sekadar diketahui, Amman Mineral memutuskan belum membagi dividen kepada pemegang saham tahun ini. Perseroan menegaskan dana saat ini masih difokuskan untuk mendukung proyek-proyek pengembangan, dan ekspansi jangka panjang.
Emiten milik Agoes Projosasmito kongsi grup salim dan Medco Energi (MEDC) tersebut sepanjang kaurtal pertama 2025 penjualan bersih USD2,12 juta, anjlok 99,65 persen dibanding periode sama tahun lalu mencapai USD601,55 juta. (*)
Related News
Biayai Opex, SMMT Raih Kredit Jumbo dari Bank Mandiri Rp900M
Erajaya (ERAA) Daur Ulang 3.911 E-Waste, Tekan Emisi 437 Ton CO2e
Grup Djarum (BELI) Rugi Rp303 Miliar, Pendapatan Melesat 66,95 Persen
GGRM Catat Laba Rp1,54 Triliun, Melangit 1.372 Persen
Melejit 234,7 Persen, Emiten Prajogo (CUAN) Tabulasi Laba USD5,69 Juta
Grup Lippo (LPIN) Tabur Dividen Rp45 per Helai, Cum Date 7 Mei 2026





