Adaro Energy (ADRO) Optimis Capai Target 2023 Ditengah Tekanan Harga Batu Bara
:
0
EmitenNews.com - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menuturkan, selama periode Januari-September 2023, produksi dan penjualan masing-masing mengalami kenaikan 12 persen dan 11 persen menjadi 50,73 juta ton dan sebanyak 49,12 juta ton, yang diofset dengan penurunan 25 persen pada harga jual rata-rata (ASP).
"Walaupun menghadapi penurunan harga dan tekanan biaya karena inflasi, model bisnis kami yang terintegrasi tetap berkinerja baik. Kami berada di posisi yang baik untuk mencapai target di sepanjang 2023, berkat dukungan eksekusi yang baik di setiap bisnis," kata Garibaldi Thohir yang biasa dipanggil Boy Thohir dalam keterangannya pada pelaksanaan Public Expose Live 2023, Selasa (28/11).
Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini perseroan berada di posisi yang tepat untuk ambil bagian pada inisiatif hilirisasi Indonesia, yang menekankan komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan secara jangka panjang.
Seperti diketahui, selama sembilan bulan pertama di 2023, jumlah laba bersih ADRO hanya USD1,22 miliar atau anjlok 35,79 persen dibanding periode yang sama di 2022 sebesar USD1,9 miliar.
Untuk periode Januari-September 2023, ADRO sudah merealisasikan belanja modal (capex) mencapai USD473 juta atau meningkat 71 persen (y-o-y), yang sebagian besar digunakan investasi pada alat berat, tongkang dan infrastruktur pendukung rantai pasok, serta memulai investasi pada smelter aluminium.
Related News
Haji Isam dan Melejitnya Saham Emiten Low Tuck Kwong (BYAN)
Sumi Kabel (IKBI) Proyeksikan Sales USD266 Juta, Juni Baru Segini
PGEO Pacu Pengembangan Proyek Panas Bumi di 4 Wilayah, Ini Daftarnya
Adu Kinerja Emiten Restoran Cepat Saji; FAST, PTSP dan CSMI
Emiten Bar SCBD Milik Hapsoro (LUCY) Diborong HP, Sempat Kuasai 20,86%
Emiten Putri Haji Isam (FAST) Raup Pendapatan Rp2,7T, Pangkas Rugi 59%





