ADCP Hadapi PKPU, Rugi Bengkak 159.978 Persen
:
0
Maket pembangunan LRT City Sentul besutan Adhi Properti. FOTO - Dok ADCP
EmitenNews.com - Adhi Properti (ADCP) tengah menghadapi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Gugatan itu, dilayangkan PT Burda Contraco. Permohonan PKPU terdaftar dengan register perkara Nomor. 237/Pdt.Sus-PKPU/2026/PN.Niaga.Jak.Pst.
Burda Contraco mengajukan permohonan PKPU dilatari sejumlah kepentingan. Paling pokok, Burda Contraco menilai ADCP belum melunasi kewajiban atas pekerjaan jembatan akses tahap 2 proyek Adhi City Sentul, dan pekerjaan jasa pelaksana rumah proyek Adhi City Sentul.
Oleh karena itu, ADCP dinilai masih mempunyai utang/kewajiban belum diselesaikan. Merespons itu, manajemen ADCP menyebut permohonan PKPU tersebut, tidak berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan, kegiatan operasional, pemegang obligasi, sukuk maupun fasilitas kreditur lainnya.
”Dengan demikian, perseroan tetap dapat menjalankan kegiatan usaha sebagaimana biasanya, dan berjalan dengan normal,” tegas Achmad Wachid Abdullah, Direktur Keuangan Adhi Commuter Properti.
Berbalik Rugi dan Defisit
Sementara itu, sepanjang paruh I 2026, ADCP boncos Rp52,27 miliar. Berbalik Lonsgor 159.978 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi laba Rp32,69 juta. Pendapatan usaha Rp81,43 miliar, melorot 32,42 persen dari posisi sama tahun lalu Rp120,51 miliar. Laba kotor Rp24,92 miliar, turun dari Rp26,98 miliar.
Beban umum dan administrasi Rp7,5 miliar, susut dari Rp18,61 miliar. Penghasilan lain-lain Rp8,53 miliar, turun dari Rp14,99 miliar. Beban lain-lain Rp24,6 miliar, bengkak dari Rp16,41 miliar. Rugi usaha Rp1,35 miliar, menciut dari Rp6,95 miliar.
Jumlah ekuitas Rp365,43 miliar, terkoreksi dari Rp417,71 miliar. Defisit Rp1,96 triliun, bengkak dari akhir tahun ssebelumnya Rp1,91 triliun. Total liabilitas Rp4,71 triliun, bertambah dari Rp4,53 triliun. Jumlah aset Rp5,07 triliun, menanjak dari akhir tahun lalu Rp5,05 triliun. (*)
Related News
Grup Salim Ungkap Latar dan Fakta Buyback Rp1,5 Triliun
Ribuan Investor Cabut, Emiten RANS Beber Kerja Sama dengan D’MASIV
LTLS Perkuat Bisnis Food Ingredients via Pengembangan FiberCreme
Laba Menukik, Agoes Projosasmito Makin Intens Jala Saham BRMS
RANS Buka Suara Soal Tur Asia D’MASIV, Begini Klarifikasinya
Laba & Saham Naik Brutal, Emiten ini Berujung Pembekuan, dan HSC





