Akhiri 7.072, IHSG Hari Ini Diprediksi Limited Downside
:
0
Papan perdagangan bursa di gedung BEI, Jakarta. Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Selasa (28/4/2026). Indeks mengalami penurunan 0,48 persen atau 34,13 poin ke level 7.072.
Berdasarkan riset MNC Sekuritas, posisi IHSG saat ini tengah berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya berada pada akhir dari wave [b] dari wave B pada label merah.
“Koreksi IHSG diperkirakan akan cenderung terbatas menguji 6.983 sampai 7.009 dan berpeluang menguat dalam jangka pendek menguji 7.109 sampai 7.270,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, dikutip Rabu (29/4/2026).
Level support IHSG berada di kisaran 7.022 dan 6.917, sementara resistance berada pada rentang 7.313 hingga 7.484.
Begitu pun dengan Senior Technical Analyst M. Nafan Aji Gusta. Ia menilai, secara teknikal IHSG berpeluang terjadi limited downside mengingat hampir mendekati target “wave B” dan membentuk pola spinning top candle. Berdasarkan indikator, Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal negatif, didukung penurunan volume.
Selama perdagangan sebelumnya, net foreign sell tercatat sebanyak 1,24 triliun, dengan year to date sebesar 41,50 triliun. Sementara itu, IHSG secara year to date telah menyentuh pelemahan sebesar 18,21 persen.
Adapun pergerakan indeks hari ini, lanjut Nafan akan berada di area support 7,014 dan 6,917, dengan resistance area di 7,244 dan 7,346.
Sejumlah faktor turut mempengaruhi, seperti ketidakpastian yang terjadi di Timur Tengah, khususnya meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran setelah terhambatnya upaya diplomasi damai.
Kondisi ini mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia, terutama WTI Crude Oil yang naik lebih dari 3 persen akibat ketidakpastian di Selat Hormuz. Dampaknya, nilai tukar rupiah ikut tertekan dan berada di kisaran Rp17.243 per USD.
“Sentimen ini menguntungkan saham sektor energi, namun menjadi beban bagi emiten yang memiliki eksposur impor tinggi,” ujar Nafan.
Related News
Wall Street Jeblok, IHSG Kembali Tertekan
Altos Hadirkan Solusi Ekosistem Teknologi Komprehensif
Sideways, IHSG Edari Area 7.000
IHSG Lanjut Melemah ke 7.072, Sektor-Sektor Ini Jadi Penekan Utama
Dibuka Hijau, IHSG Siang Tergelincir 0,15 Persen ke 7.096
Optimalkan Gas Domestik, Pemerintah Kaji Pemanfaatan CNG





