Namun, dalam tayangan ulang yang diputar untuk menanggapi protes Axelsen, terlihat jelas Ginting memukul bola dengan raket tetap di wilayahnya, dan tanpa mengenai net. Wasit pun tetap memberi poin untuk Ginting.

Mental Axelsen yang sudah turun, sehingga tidak bisa memberikan perlawanan patriotik seperti ditunjukkannya di awal-awal pertandingan.

Kemudian, Ginting mencapai match point 20-18 dan 20-19. Smash backhand andalan Indonesia itu, gagal dihalau Axelsen, dan pertarungan sengit pun tuntas, 21-19.

Ya, rubber game diakhiri dengan keunggulan Anthony Sinisuka Ginting 21-19, atas musuh bebuyutannya Viktor Axelsen. 

Dengan kemenangan itu, Ginting otomatis lolos ke semifinal All England 2024. Dalam posisi itu, Ginting sekaligus memutus catatan buruk 11 kali kekalahan dari Viktor Axelsen. Bisa dipastikan kepercayaan diri Ginting meningkat, dan semoga bisa menaklukkan dua lawan di depan, dan merebut juara All England 2024. ***