EmitenNews.com - PT Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) mendapat suntikan modal Rp40,5 miliar. Tambahan dana segar itu, didapat perseroan dari para pemegang saham alias founder. Dana tersebut untuk pengadaan bahan baku.


Transaksi afiliasi itu, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan lebih cepat dibanding pinjaman dari perbankan. Apalagi, dalam kondisi harga bahan baku terus menanjak beberapa bulan terakhir, kecepatan penutupan kontrak dengan pemasok bahan baku menjadi sangat mendesak. 


Nah, untuk penutupan kontrak tersebut, diperlukan dana pembayaran baik sebagai down payment ataupun full payment. Berhubung proses pencairan kredit dan/atau penambahan fasilitas modal kerja dari pihak perbankan butuh waktu lama, diperlukan dana talangan segera (bridging financing) dari para pemegang saham (founder) untuk menutup kontrak pengadaan bahan baku.


Selain itu, dana talangan dari para pemegang saham itu, hanya dikenakan bunga 7,5 persen per tahun. Biaya bunga itu, lebih rendah dari bunga bank saat ini 8,0 persen per tahun. Kondisi itu, tentu sangat menguntungkan perseroan, dan juga pihak masyarakat pemodal. So, perseroan bisa segera menutup kontrak dengan pihak pemasok bahan baku untuk menjamin keamanan pasokan.


”Kebutuhan dana perseroan pada Desember 2021 sangat mendesak karena harus menutup kontrak pengadaan bahan baku, dan biaya kegiatan operasional,” tutur Dadang Suyanto, Direktur, Corporate Secretary Saraswanti Anugerah Makmur. (*)