Anak Usaha Digugat PKPU, Begini Penjelasan PTPP
:
0
Logo usaha PTPP.
EmitenNews.com - Manajemen PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) mengonfirmasi bahwa anak usahanya, PT PP Urban (PPUB), telah mengajukan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Direktur Keuangan PTPP, Agus Purbianto, menjelaskan bahwa permohonan PKPU yang diajukan PPUB terdaftar dalam dua perkara, yaitu Perkara Nomor 299/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst dan Perkara Nomor 300/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst.
"Sebagai induk dari PPUB, kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, dengan tetap berpegang pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik," ujar Agus, Kamis (10/10).
PTPP memastikan akan memberikan keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Agus juga menegaskan bahwa permohonan PKPU ini tidak berdampak signifikan terhadap kondisi hukum, keuangan, atau kelangsungan usaha PTPP.
"Hingga saat ini, PPUB belum menerima panggilan sidang dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat," tambahnya.
Berdasarkan penelusuran perkara Pengadilan Niaga Jakarta Pusat 300/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst disebutkan bahwa PT Shimizu Global Indonesia sebagai pemohon dan PPUB sebagai termohon perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.
Related News
Harga Turun 14% dalam Sebulan, Presdir TOWR Serok 2,57 Juta Saham
Hanna Fadel Muhammad Jadi Komut, Right Issue IRSX On The Track
MDKA Bidik Kinerja Lebih Kuat di Semester II, Ditopang Dua Proyek
Emiten Gocap (EPAC) Wacanakan Buyback & Rights Issue Jelang Aturan Rp1
Lampu Hijau OJK, ENRG Rights Issue IV Rp4,12T, Ini Jadwal Lengkapnya
Komisaris Medco Energi (MEDC) Sempat Jual 3 Juta Saham Senilai Rp4,5M





