EmitenNews.com—PT Avia Avian Tbk (AVIA) emiten produsen cat di Indonesia berharap bisa memberikan dividen pada 2023 di atas 50 persen yang akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 13 April 2023. 

 

Head of Investor Relations Avia Avian, Andreas Timothy Hadikrisno mengatakan dalam pemberian dividen, perusahaan memiliki ketentuan untuk membagikan dividen minimal 50 persen dari keuntungan bersih. 

 

“Kami harap dapat memberikan porsi yang lebih besar dari 50 persen, karena kami belum ada tanda-tanda signifikan untuk melakukan akuisisi organic growth. Jadi manajemen berharap akan disetujui untuk memberikan nilai dividen payout ratio lebih besar dari 50 persen,” kata Andreas dalam webinar Indonesia Investment Education (IIE), Sabtu (8/4/2023).

 

Andrean menuturkan, pada 2021 Avian memberikan dividen sekitar 86 persen dari keuntungan bersih perusahaan 

 

“Harapannya, kita akan memberikan nilai jauh lebih besar dari 50 persen, tetapi itu akan ditentukan oleh RUPS,” ujar Andreas.

 

Sebelumnya, Avian telah membagikan dividen interim tunai senilai Rp 10 per saham atau keseluruhannya setara dengan Rp 619 miliar. Pembagian dividen interim tunai diberikan kepada pemegang saham AVIA yang terdaftar pada 30 November 2022.

 

Keputusan pembagian dividen interim itu telah mendapatkan persetujuan dewan komisaris kepada pemegang saham yang tercatat Rabu, 30 November 2022. Keputusan pembagian dividen interim itu selaras dengan fundamental keuangan dan operasional Avia Avian yang solid berdasarkan laporan keuangan hingga September 2022.

 

Pada penutupan perdagangan Kamis, 6 April 2023, saham AVIA naik 2,48 persen ke posisi Rp 620 per saham. Saham AVIA dibuka turun 10 poin ke posisi Rp 595 per saham. Saham AVIA berada di level tertinggi Rp 625 dan terendah Rp 595 per saham. Total frekuensi perdagangan 858 kali dengan volume perdagangan 107.249 lot saham. Nilai transaksi Rp 6,5 miliar.