Bayar Kupon Obligasi Tahun 2023, Pegadaian Siapkan Rp6,2 Miliar
:
0
Ilustrasi pelayanan Pegadaian. Dok. Suara Merauke.
EmitenNews.com - PT Pegadaian melakukan pembayaran Kupon Obligasi Berkelanjutan V tahap III tahun 2023 seri B ke-7. Perseroan telah melakukan pembayaran Kupon Obligasi Seri B ke-7 sebesar Rp6,2 miliar dengan bunga 6,20 persen.
Dalam keterangan tertulisnya Jumat (14/3/2025), Kepala Divisi Treasury Pegadaian Luh Putu Andarini menuturkan Perseroan telah melakukan pembayaran Kupon Obligasi Seri B ke-7 sebesar Rp6,2 miliar dengan bunga 6,20%.
Luh Putu Andarini menambahkan pembayaran dilakukan pada Jumat 14 Maret 2025 melalui rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Sementara itu, PT Pegadaian mencatat kinerja positif dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Pertumbuhan asetnya naik dari Rp52,8 triliun pada 2018 menjadi Rp82,6 triliun pada 2023.
"Pada 2018 aset Pegadaian Rp52,8 triliun naik menjadi Rp82,6 triliun di 2023," kata Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan saat konferensi pers di Jakarta, Selasa, 6 Februari 2025.
Pada 2018 aset tercatat Rp52,8 triliun, meningkat di 2019 menjadi Rp65,3 triliun. Kondisi tersebut kembali tumbuh pada 2020 menjadi Rp71,5 triliun.
Meski begitu, pada 2021, aset Pegadaian sempat turun menjadi Rp65,8 triliun. Namun, pada 2022 kembali naik sebesar 11,5 persen secara year on year (yoy) atau menjadi Rp73,3 triliun.
Bagusnya, peningkatan tersebut kembali terjadi, sehingga aset Pegadaian hingga 2023 tercatat sebesar Rp82,6 triliun.
"Kami tumbuh di atas rata-rata, baik asetnya 12,6 persen yoy atau Rp82,6 triliun di 2023. Aset ini meningkat bila dibandingkan 2022 tercatat Rp73,3 triliun atau 11,5 persen yoy," kata Damar Latri Setiawan.
Dari sisi omzet, Pegadaian juga mencatat mengalami pertumbuhan dalam waktu yang sama selama lima tahun terakhir. Pada 2018 omzet Pegadaian tercatat Rp131,4 triliun, naik menjadi Rp145,6 triliun pada 2019.
Related News
Ingat, Telat Lapor SPT Badan, DJP Hapus Sanksi Hanya Sampai Akhir Mei
TLKM Telat Sampaikan Annual Report 2025 dan Kuartal I, Sampai Kapan?
Perang Bawa Harga Urea Melonjak, Ancam Inflasi Pangan
Probabilitas Resesi Indonesia di Bawah 5 Persen
Harga Minyak Seret Rupiah, Rupee dan Peso Filipina ke Rekor Terendah
Pastikan IEU-CEPA Bisa Berlaku 1 Januari 2027, Industri Senyum Lega





