BEI Dukung Penuh Rencana DPR Tarik Dana BPJS-Taspen ke Pasar Modal
:
0
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik dalam sesi Wawancara pada Rabu (15/7/2026). Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan dukungan penuh terhadap wacana Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun yang mendorong orkestrasi dana milik negara untuk masuk ke pasar modal.
Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pasar di tengah derasnya arus keluar modal asing yang sepanjang tahun sudah mencapai lebih dari Rp77 triliun.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya, partisipasi investor institusi domestik sangat dibutuhkan saat ini.
“Oh, tentu kita sambut dengan baik, kalau itu memang bisa dilaksanakan dalam waktu segera. Karena apa? Karena memang kita membutuhkan partisipasi dari investor institusi domestik kita,” ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan saat ini partisipasi investor retail domestik sudah sangat tinggi. Sementara upaya menarik investor asing juga terus dilakukan agar tidak hanya bertahan tetapi meningkat dari waktu ke waktu.
“Ya tentu semua institusi domestik yang bisa berinvestasi di pasar modal, kita harapkan partisipasinya,” lanjutnya.
Dorongan DPR: Konsolidasikan Dana Rp1.200 Triliun
Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun mendorong pemerintah mengorkestrasi dana-dana negara seperti BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Taspen, Asabri, BP Haji, hingga Danantara untuk masuk ke pasar modal.
Potensi dana yang dimiliki lembaga-lembaga tersebut disebut mencapai lebih dari Rp1.200 triliun.
“AUM (Dana Kelolaan) BPJS Ketenagakerjaan saja saat ini sudah hampir Rp890 triliun dan diproyeksi tembus Rp1.000 triliun tahun ini,” ucap Misbakhun di Gedung BEI Rabu (15/7/2026).
Related News
DPR Buka Potensi Manfaatkan Fund Negara Rp1.200T Masuk Pasar Modal
Utang Luar Negeri Naik Jadi USD444,4 Miliar, Cek Kata BI dan Purbaya
Daftar Terbaru 51 Saham HSC, Ada PGUN hingga WBSA
BEI Bongkar 50 Saham HSC, Kepemilikan Tertinggi Tembus 99,99%
Tambah Kriteria Price Impact Ratio Saham HSC, Lanjut Reformasi BEI
Terindikasi Judol, Bank Tutup Hubungan Usaha 51,2 Ribu Nasabah





