BEI Interogasi PTMR Soal Pengendali Baru
Manajemen PTMR ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Master Print Tbk (PTMR) akhirnya buka suara terkait kabar rencana pengambilalihan saham oleh calon pengendali baru.
Direktur PTMR, Edward Kusuma dalam menjawab permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), menyampaikan bahwa proses akuisisi memang sedang dijajaki, namun masih dalam tahap awal negosiasi.
Dalam surat tanggapan resmi kepada BEI tertanggal 10 Juli 2025, manajemen Master Print menyebutkan bahwa sejauh ini belum ada timeline pasti mengenai pelaksanaan akuisisi.
“Pelaksanaan akan dilakukan sesuai dengan komitmen pemegang saham seperti yang telah disampaikan dalam prospektus saat Penawaran Umum Perdana (IPO),” tulis manajemen dalam suratnya.
Pemegang saham pengendali saat ini dan calon pengendali baru disebut berkomitmen untuk melaksanakan proses pengambilalihan sesuai prinsip keterbukaan dan tata kelola yang baik.
Perseroan juga menegaskan bahwa pengendali tidak akan melepas kontrol dalam waktu kurang dari 12 bulan sejak efektifnya pernyataan pendaftaran IPO, sebagaimana tercantum dalam prospektus.
Menariknya, manajemen dan pemegang saham pengendali mengaku sudah mengetahui rencana calon pengendali baru untuk mengumumkan proses ini ke publik.
Pengumuman oleh calon pengendali dilakukan pada 24 Juni 2025 sebagai bentuk kehati-hatian, merujuk pada ketentuan POJK No. 9 Tahun 2018. Langkah itu diambil karena dikhawatirkan harga saham akan terus melonjak seiring rumor pasar.
Namun demikian, pihak Master Print menegaskan bahwa mereka tidak melakukan koordinasi apapun dengan calon pengendali baru terkait keterbukaan informasi tersebut.
Related News
Pendapatan Lampaui Tahun Sebelumnya, Laba KIJA Naik Dua Digit di 2025
Jadi Buruan Investor, Obligasi RMKE Oversubscribed 2,7 Kali
JPFA Raup Laba Rp4 Triliun Pada 2025, Melonjak 32,89 Persen!
Timur Tengah Bergejolak, Garuda Indonesia Tangguhkan Rute Doha
WIKA Lepas 49 Persen Saham Hotel Indonesia Group ke Entitas Afiliasi
Aksi Serok Saham Pengendali INET di Februari, Gelontorkan Rp290,6M!





