BEI Kulik Hasil Rapat James Riady-Menteri PKP, Ini Penjelasan LPCK
:
0
Bos Lippo Group James Riady kala menjelaskan komitmen di kantor Kementerian PKP, pada 23 April 2025. FOTO - DOK Kementerian PKP
EmitenNews.com - Lippo Cikarang (LPCK) berkomitmen mlenuntaskan kewajiban kepada sejumlah konsumen Meikarta. Melakukan refund alias pengembalian dana konsumen sekitar Rp26,8 miliar. Itu sesuai hasil pertemuan Bos Lippo Group James Riady dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukima (PKP) Maruarar Sirait.
Komitmen itu, akan dilakukan Lippo Group melalui sayap bisnis anak usaha yaitu Mahkota Sentosa Utama (MSU). Ya, MSU merupakan pengembang proyek prestisius Meikarta. ”Sumber dana penuntasan kewajiban itu, dari kas internal maupun hasil penjualan atas unit-unit apartemen Meikarta,” tukas Peter Adrian, Corporate Secretary Lippo Cikarang.
MSU sebagai penanggung jawab pembangunan proyek, akan menuntaskan keseluruhan pembangunan unit Meikarta tepat waktu. Di mana, saat ini pembangunan proyek tersebut masih tengah berlangsung. ”Pembangunan secara bertahap dan akan tuntas pada Juli 2027,” imbuh Peter.
Dalam pembangunan proyek itu, MSU tidak mengalami kendala berarti. Terlepas dari problem dalam setiap pembangunan proyek properti, kendala yang ada tidak menghambat kelanjutan pembangunan proyek Meikarta di masa mendatang.
Sebelumnya, pada 23 April 2025, Bos Lippo Group James Riady menghadiri pertemuan dengan Menteri PKP Maruara Sirait. James berkomitmen untuk mendukung penyelesaian persoalan Meikarta. Bahkan, kalau proses penyelesaian bisa dipercepat, itu langkah terbaik bagi seluruh elemen, termasuk konsumen.
James menyebut pembangunan Meikarta banyak tantangan. Namun Lippo Group tetap berkomitmen memenuhi tanggung jawabnya. Proyek itu, telah menghasilkan dampak besar, termasuk ribuan lapangan kerja, dan infrastruktur tersedia secara signifikan.
Sementara Menteri PKP Maruarar Sirait mendesak untuk segera penyelesaian masalah konsumen Meikarta. Ara sapaan akrab Maruarar mematok pengembalian uang nasabah Meikarta tuntas pada 23 Juli 2025 mendatang. Oleh karena itu, Ara menunjuk Direktur Jenderal Kawasan Permukiman, Fitrah Nur untuk mengakselerasi masalah tersebut. (*)
Related News
Emiten Terkait Raffi Ahmad-Nagita Raih Kredit Rp45 Miliar dari BINA
Pendapatan TLKM Naik 3,55 Persen per September 2026 , Ini Penopangnya
Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus





