EmitenNews.com - Satria Mega Kencana (SOTS) menyudahi edisi 2025 dengan tabulasi rugi Rp15,43 miliar. Turun tipis 6,2 persen dari periode sama akhir 2024 tekor sebesar Rp16,45 miliar. Oleh sebab itu, rugi per saham dasar menjadi Rp15,63 dari edisi tahun sebelumnya Rp16,61. 

Pendapatan usaha Rp20,72 miliar, mengalami koreksi tipis 8,11 persen dari akhir tahun sebelumnya Rp22,55 miliar. Beban pokok pendapatan Rp7,79 miliar, susut dari edisi tahun sebelumnya Rp8,2 miliar. Laba kotor tercatat Rp12,93 miliar, mengalami persotan dari akhir 2024 senilai Rp14,34 miliar. 

Beban penjualan Rp1,25 miliar, mengalami koreksi dari Rp1,31 miliar. Beban umum dan administrasi Rp22,5 miliar, bertambah dari Rp21,79 miliar. Jumlah beban usaha Rp23,75 miliar, bertambah dari Rp23,1 miliar. Rugi usaha Rp10,82 miliar, mengalami pembengkakan 23,65 persen dari boncos Rp8,75 miliar.

Penghasilan keuangan Rp39,83 juta, turun dari Rp142,04 juta. Beban keuangan Rp5,47 miliar, turun dari Rp6,49 miliar. Beban pajak Rp38,64 juta, susut dari Rp1,08 miliar. Penyisihan penurunan nilai piutang usaha pihak ketiga Rp2,65 juta, bengkak dari surplus Rp1,15 juta. Laba penjualan aset tetap Rp191,35 juta, naik dari Rp21,79 juta. 

Lain-lain bersih Rp701,52 juta, meroket dari Rp15,4 juta. Beban lain-lain Rp4,58 miliar, susut dari Rp7,39 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp15,41 miliar, mengalami penyusutan dari Rp16,15 miliar. Beban pajak penghasilan Rp215,56 juta, mengalami penciutan dari akhir 2024 sebesar Rp459,21 juta. 

Jumlah ekuitas Rp179,27 miliar, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp194,98 miliar. Saldo rugi Rp130,37 miliar, bengkak dari Rp114,86 miliar. Total liabilitas Rp235,92 miliar, bengkak dari akhir 2024 senilai Rp226,15 miliar. Jumlah aset Rp415,2 miliar, turun dari akhir tahun sebelumnya Rp421,14 miliar. (*)